Aksa!
Kalau sampai Fitri tau, kalau ia mencintai Aksa, entah apa yang akan dilakukannya.
"Bagaimana tanggapan kamu soal Aksa?" tanya Fitri sambil mengelus rambut Fanny.
"Dia orang yang hangat," jawab Fanny lalu tersenyum lebar.
"Sifatnya itu untuk orang-orang yang sudah kenal dekat dengan dia. Mama masih ingat betul bagaimana cara dia menatap teman-temannya yang pernah mampir ke rumah. Tatapannya itu seakan menandakan sebuah ketidaknyamanan. Seakan menyuruh teman-temannya itu untuk segera pulang. Tapi tatapan itu mulai hilang saat dia mulai dekat dengan Zia. Untuk beberapa bulan, sifat Aksa yang hangat bisa dirasakan oleh banyak orang. Dan sampai akhirnya sifat hangat itu mulai menghilang kembali
Chapitres populaires