Kafan Hitam
Sialnya, pocong-pocong itu malah melompat-lompat di atas kumpulan wanita pingsan itu seperti tengah berlomba siapa yang berhasil meloncat paling tinggi dan jauh.
Di lain hal, tangis anak-anak kian keras saat mengetahui bila orang dewasa di sekitar mereka bertumbangan. Mereka ingin kabur, tetapi sialnya raga terasa menempel di papan kayu. Kalaupun lari, mereka sama sekali tak tahu harus ke mana, tak berani untuk menghadapi kegelapan malam. Nahasnya, beberapa pocong mendekat ke arah mereka, melompat-lompat, memamerkan wajah penuh lubang, gigi taring dan darah bercucuran seakan berusaha menghibur anak-anak agar tak menangis.
ตอนยอดนิยม