Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa
Memang, dia ragu, tetapi disatu sisi, dia juga mulai goyah.
Akhirnya, sosok tingginya bangkit. Melirik ke bawah sejenak, netra abunya memandangi paras ayu gadis aneh tersebut, yang mana berhasil menarik perhatiannya belum lama ini.
Ditatap intens tanpa permisi, Serena mendelik kesal, mata bonekanya menyipit jengkel, “Apa lihat-lihat? Ingin aku pukul?”
“Pft,” tak kuasa menahan tawa, Zac mengacak-acak surai hitam Serena. “Dasar bodoh, memang seberapa besar tenaga anak babi?”
Bab Populer