Simpan Pinjam Istri
“Dia ngajak serius, sih. Tapi aku masih pikir – pikir, Ma. Papa mana, udah tidur?”
Paula mengangguk. “Cel, papa kamu nangis setelah kamu berangkat tadi.”
Cella tertegun. “Papa kenapa, Ma?”
Paula membawa putrinya ke ruang tengah lalu mengajaknya duduk. “Tahu tidak, papa kamu udah seminggu ini puasa khusus buat kamu.”
“Ah, masa Ma?” Cella kaget. Ternyata papanya tidak cuma diet, tetapi memang berniat puasa.