Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

ucap Anya dengan suara parau yang terputus-putus, napasnya masih menyisakan sisa-sisa badai gairah yang baru saja berlalu. Bagas tidak menjawab dengan kata-kata. Pria itu justru ikut masuk dan berlutut di hadapan Anya. Tatapan matanya yang semula beringas kini berubah menjadi begitu hangat dan penuh puja. Bagas memajukan tubuhnya, menunduk untuk mengecup lembut kening Anya, menyalurkan rasa sayang yang teramat dalam. Kecupan itu kemudian turun perlahan, menyapu kedua belah pipi Anya yang masih merona hebat, sebelum akhirnya mengunci belahan bibir manis dalam sebuah lumatan lembut yang hangat tanpa tuntutan.
672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status