CARAMEL CHOICE
ucap bibi kemudian tersenyum, dan meneteskan air mata.
“Caramel juga sangat sayang Bibi, makanlah yang banyak agar segera sembuh. Dan kita bisa pergi ke pantai lagi, untuk melihat senja,” kataku tersenyum kepadanya kemudian meneteskan air mata karena tidak bisa menahannya lagi.
“Sepertinya, Bibi ingin makan buah pir lain kali,” ucap bibi memperhatikan buah apel yang dia pegang.
“Baiklah, aku akan membelikannya untuk Bibi,” jawabku kembali mengupas apel dan mengelap air mata yang tidak bisa ku bendung.
Hot Chapters