Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Goodbye Pacar

Goodbye Pacar

ia sedih. "Kasih! Apa-apan sih kamu! Sangat mengganggu proses mengajar saya!" ketus Bu Rita dengan berkacak pinggang dan jangan lupakan matanya yang melotot seakan mau keluar bola matanya. "Maaf Bu, saya gak sengaja." "Sini kamu!" "Mau ngapain Bu?" "Kerjakan soal halaman 53. 1 sampai 5!" "Ta-tapi Bu..." Kasih bukan murid pintar, apalagi bisa Matematika. Kali ini ia benar-benar apes. Mana soal yang diberikan banyak. Matilah sudah.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Terlihat Patih Suryo mengepal tangannya kuat-kuat. “Percuma, percuma Patih bodoh, racun pelemas tenaga itu sangat kuat dan tak mungkin kau dapat memusnahkannya dari tubuhmu”. ucap Pasadena lagi, lalu terlihat sosok Pasadena beralih kearah sosok Gusti Prabu Jagat Kencana. “Dan kau raja goblok, kematianmu akan membuatku menjadi seorang patih dikerajaan Iblis Kapak Merah”. ucap Pasadena lagi.
9.9398.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai pucat pasi
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Novel Terbaru saya LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Jagat Bumilangit
saya adalah fans berat KP dari awal. itulah resikonya kalau mengembara ke negeri2 luar apalagi di zaman persilatan wanitanya cantik2 menggoda syahwat sayapun mgkn akan seperti Bintang kalau saya sendiri yg jadi pendekarnya... Smoga nanti Bintang mengalami mati suri biar diperlihatkan siksa neraka...
Baca Semua Ulasan
Blood of the last fairy

Blood of the last fairy

Lelaki itu mengangkat pisaunya, Ia memandangi lekat benda tajam yang dipegang nya lalu kembali menggosokkan pisau itu ke batu "Apa untung nya bagiku? Otak kecilmu itu sungguh luar biasa ya, isinya penuh dengan pikiran yang negatif." Eula duduk di atas batu memperhatikan Cedric yang kini tengah melipat celana nya sampai betis, lelaki itu kemudian langsung bergerak menusuk ikan menggunakan pisaunya. "Cedric, apa kau mengenal wilayah Barance?" Kakinya berayun memainkan air. "Tentu saja, aku mengetahui semuanya."
399 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Tanpa melihat, Pucung yang merasa ada hembusan angin langsung bergerak cepat menebas ke arah kiri. Utari menarik kembali tangan nya. Hampir saja tangan kanannya terpotong oleh pedang Pucung. Dengan gerak cepat, Utari merunduk lalu kakinya menyambar kaki kanan Pucung. Krak! Terdengar tulang patah setelah kaki kiri Utari menyambar. Pucung sempat terkejut dan menatap kaki kanannya. Sejurus kemudian dia berteriak keras setinggi langit.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

Semoga saja tidak, walau bagaimana pun dia Papa dari dua putriku yang imut. Setelah scrol status para teman dunia maya, aku jadi kepikiran untuk membuat adem cuaca panas di luaran sana yaitu dengan upload foto tangan Mas Nizar yang kuakui sebagai tangan ‘Samuel Ataya' dengan caption : Selamat siang, all. Siang-siang begini enaknya rebahan di lengan sang kekasih kali, ya 😁
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

Aku meniliknya dengan tatapan mencibir. “Hiliih, cuman dodol doang. Di pasar juga banyak. Nggak usah jauh-jauh ke Garut. Sok banget jadi orang.” Aku berjingkat bangkit dan menyambar sepotong pizza yang kotaknya sudah dibuka ssama Bu Kardun. Lumayanlah. Nggak akan ngiler lagi. Aku mendelik pada mereka berdua yang yang bengong melihat kepergianku.
9.9245.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pikat Cinta Mantan Pacar

Pikat Cinta Mantan Pacar

tanya Lucas. “I don’t believe ternyata selera Estelle adalah orang gila kayak kamu,” balas Vento. “Apa maksudmu? Bilang saja kalau kamu itu jealous sama aku yang sudah punya pa-car,” sahut Lucas. “Aku juga punya pacar,” balas Vento membela dirinya. “Mana? In your dream ... am I right?” ledek Lucas.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

~~~~ “Pak Jekimu itu, nggak ada di sini … Sayang …” “Pa … Pand, Mas Pan …” “Pandu!” ujarnya memperjelas kata yang tidak mampu diucapkan oleh Cita. Pandu berbalik seluruh tubuhnya, dan berpindah ke kursi belakang dengan cepat. Masih dengan seringainya, ia langsung menghabiskan jarak dengan Cita dan mencengkram rahang gadis itu dengan erat. “Anakku, sekarang diasuh mas Pasha gara-gara kamu! Laura depre—”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pacar Rahasia Sang Aktor

Pacar Rahasia Sang Aktor

Hari di mana sepiring steak hangat bisa menjadi obat penat paling ampuh. "Aku udah ngebayangin potongan daging itu sejak pagi," bisik Mina semangat sambil menggigit bibirnya sendiri. "Aku ngebayangin mash potato-nya... lembut kayak awan," sahut Hana, tertawa kecil.
10654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
The Larches (Pecundang Hati)

The Larches (Pecundang Hati)

celetuk Bimbim saat mendengar tebakan dari Mbak Hima yang menyebutkan Pizza berukuran satu meter yang sedang viral. "Gak usah ngarep yang aneh-aneh. kalo yang gue bawa pasir dari Bali, gimana coba? Udah buruan ambil keburu dingin nanti," tukas Dipta, mengingat kemarin ia baru saja pulang tugas dari Bali. "Siap!" Bimbim dan Raki langsung beranjak dari ruangan. "Mbak Hima, besok ada kegiatan apa?" Dipta bertanya saat sudah berhasil duduk dengan nyaman di mejanya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status