Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Tiba-tiba, ponsel Indra berdering. Itu panggilan dari Vinie, teman masa kecilnya. “Kakak, kapan kamu pulang? Aku ke rumahmu tadi, tapi kamu nggak ada.” Wajah Indra yang lelah karena begadang, seketika tersenyum dan menjawab, “Lagi ada kasus di sini. Begitu selesai, aku akan pulang dan menemanimu, ya?” Dengan manja, Vinie berkata, “Tapi aku mau menonton film horor dan aku nggak berani menonton sendirian.”
8.5113.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

Gairah Panas Sang Kupu- Kupu Malam

kata Alexandria dalam hati. “Kenapa? Tak boleh? Atau kau tak ada kuota?” tanya Indra. “Benar- benar lelaki tak tahu diri,” gumam Alexandria lirih sambil mengeluarkan Hp dari tasnya. “Kenapa? Kau tak ikhlas membantuku?” tanya Indra lagi. “Tidak. Sudah, nama hotspotnya Kupu-kupu cinta,” ujar Alexandria. “paswordnya?” tanya Indra
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Seekor ular sanca kembang berukuran sebesar paha orang dewasa merayap turun dengan sangat cepat. Tubuh bersisik hewan melata itu mendarat keras menimpa area leher dan punggung pemimpin preman. Bunyi hantaman daging yang mengerikan tercipta di tengah kesunyian Sendang Telu yang mencekam.
1047.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Tipu Daya Pacar Ibuku

Tipu Daya Pacar Ibuku

Mungkin karena terlalu banyak rangsangan hari ini, air susuku malah susah keluar. Mendengar suara rintihan kesakitan Om James semakin keras, aku pun membuat tekad. Aku langsung mendekatkan payudara ke mulut Om James. Sentuhan unik yang basah, lembut dan licin itu membuat tubuhku bergetar tak terkendali. Pada saat yang sama, perut bawahku juga merasakan sensasi gatal yang aneh, seolah berteriak menyuruhku mendapatkan lebih banyak lagi.
9.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pacar Simpanan

Pacar Simpanan

Ucap Gadis tanpa basa-basi. Luna pun mengajak mereka berbicara untuk mengenai piknik bersama-sama dengan teman-temannya Luna bertanya siapa saja yang datang dan ikut piknik bersama mereka kepada Gadis. "Jadi gimana Gadis, kamu sudah menghubungi semua teman-teman kita dan bagaimana jawaban mereka dan respon mereka?" tanya Luna kepada Gadis dengan wajah yang sangat lesu. "Oh iya, aku sudah menelpon mereka dan mereka mau tapi kita hanya 6 orang saja kalau Syam ikut kita berpiknik," ucap Gadis kepada Luna.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Pacar Sejuta Umat

Pacar Sejuta Umat

Rere memotong ucapan pak Satria dan kini memandangnya dengan wajah serius, tak percaya. "Tentu tidak, ada kepentingan apa harus tahu?" Jawab pak Satria dengan tenangnya. "Ish ...." Rere mengerlingkan mata ke arah yang berlawanan dengan arah pak Satria, dirinya baru sadar kalau sedang digoda. "Hahahaha!" Meledak tawa pria tampan yang sudah tak muda lagi itu, hingga membuat beberapa pasang mata yang kebetulan berpapasan ikut melirik.
1034.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
PASANGANKU MANDUL

PASANGANKU MANDUL

Pak Hasan terlihat pamit kepada Desi dan juga Helmi. Setelah pamit kepada keduanya, Pak Hasan pun kemudian menyeret langkah kakinya menuju kantin. Tiba di kantin Pak Hasan memesan minuman dan duduk di sana. Terlihat di sana ada seorang wanita tengah duduk sambil mengelus perutnya yang sedang hamil. Dan sepertinya wanita hamil tersebut sedang sakit dan dia sedang menunggu seseorang di sana. Mukanya nampak pucat dan letih.
313 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

gerutu Dante kesal. Pascoe tampak celingak-celinguk menatap sekeliling hutan dan sungai, tak menemukan seorang wanita satupun. Ya.., Dante benar, mana ada wanita di sini. "Ya ku pikir ada," seru Pascoe, Dante langsung mengangkat kedua alis matanya. "Gorila betina, atau rusa betina, bisa saja kan mereka terpesona dengan ketampananmu juga," lanjutnya dengan wajah yang dibuat sepolos mungkin.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Beauty and The Mafia

Beauty and The Mafia

puji pria itu sambil tersenyum lebar. “Te-terima kasih,” bisik Caritta yang memaksakan garis ekspresif itu muncul dan membuatnya justru tampak seperti seringai aneh yang menggantung miring di sudut bibirnya. “Aku punya sejumlah aturan dalam permainanku, Sayang. Kau harus tahu itu,” ucapnya lagi. “Apa itu, Tuan Pacciardi?”
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 858 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Obsesi Gila Suami Mafiaku

Obsesi Gila Suami Mafiaku

Isabella melepaskan tangannya kemudian berkacang pinggang sambil menatap Dominic dengan mata menyipit. “Kau tidak boleh menyebut mereka binatang.” “Tapi mereka binatang kan?” “Mereka punya nama. Namanya Pika dan Piku dan kalau-kalau kau belum tahu yang putih dengan hidung sedikit lebih merah bernama Pika, dan dia selalu jadi yang pertama keluar mengeksplorasi sekitar. Yang satu warnanya sedikit lebih gelap namanya Piku. Dia lebih suka makan kubis dari pada makanan lain. Ouh Piku juga lebih suka mengigit bagian tengah kubis karena mungkin bagian itu lebih lembut,” tuturnya panjang lebar.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai pucat pasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status