Ada satu puisi yang selalu bikin air mata berkaca-kaca setiap kali dibaca di acara perpisahan. Judulnya 'Selamat Jalan, Kakak'. Puisi ini menggambarkan betapa kakak kelas bukan sekadar senior, tapi juga sosok yang sudah seperti saudara sendiri.
Baris-baris seperti 'Kau ajari kami lebih dari soal pelajaran, tentang arti persahabatan yang tak lekang waktu' selalu sukses bikin suasana jadi haru. Puisi ini biasanya dibacakan sambil memutar lagu melancholic di background, dan voila! Semua orang langsung tersentuh sampai ada yang sampai terisak-isak.