Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan

Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan

“Tolong beri pelajaran pada istri saya!” Danu mendekat pada Harry, lalu membisikkan sesuatu. “Hah?! Apa kamu gila?" Harry berteriak tertahan. “Tidur dengan istrimu?” “Dia hanya istri di atas kertas. Saya tidak selera sama dia,” jawab Danu dengan sinis. “Jadi maksudmu, dia jelek? Kamu suruh saya tidur dengan perempuan jelek? Wah … ini penghinaan namanya.” Harry jadi emosi mendengar ucapan Danu. “Kamu jangan nolak dulu.” Danu meraih ponselnya, lalu membuka gallery foto. Kemudian, ia memperlihatkan sebuah foto pada Harry. “Apa kamu tidak punya mata? Istri secantik ini malah mau dikasih ke laki-lain lain? Wah … jangan-jangan kamu yang sinting, bukan dia,” ejek Harry. Ia pun memilih untuk beranjak dari depan Danu. “Ah, sudahlah, aku sibuk.” “10 juta untuk satu jam.” Ucapan Danu menghentikan langkah Harry. “Cukup sekali saja, setelah itu, saya pun tidak akan datang ke sini lagi.” Suara Danu kembali mengusik Harry. “Saya akan atur waktunya besok malam.”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Second Love

Second Love

Clara baru saja diusir dari kediamannya sendiri. Orang tuanya belum lama meninggal. Namun, bukannya mendapat topangan dari kerabatnya, mereka malah merampas semua harta yang ditinggalkan oleh kedua orang tua Clara. Clara berjalan tak tentu arah. Ia hanya diperbolehkan membawa pakaian-pakaiannya sendiri. Tanpa diberi uang sepeserpun. Ia tidur dimanapun dirasa tempat itu mampu menghalanginya dari turunnya hujan dan panas. Wajahnya yang cantik jelita mulai terlihat kotor akibat tak terawat. Siang itu, Clara beristirahat di bangku taman tempat anak-anak TK bermain. Berjalan cukup jauh membuat tubuhnya cukup lelah. Belum sempat memejamkan mata ia mendengar suara anak kecil yang memanggilnya 'mama'. "Mama? Mama ngapain disini? Kenapa mama gak pernah pulang? Papa bilang, mama pergi jauh sekali. Kenapa mama jahat sama Devan?" Ucap anak itu pada Clara. Clara hanya bisa terdiam cukup lama mendengar perkataan anak itu. Seingatnya ia belum pernah melakukan hubungan dengan siapapun. Tapi, kenapa anak ini memanggilnya mama?
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Rumah Kedua Suamiku Ternyata Sahabatku

Rumah Kedua Suamiku Ternyata Sahabatku

RidaFa05
Ashraf dan Yasmin, memutuskan untuk menikah setelah keduanya saling mengenal karena sering menghadiri kajian di sebuah pondok pesantren tempat mereka menimba ilmu. Benih cinta tumbuh di hati keduanya, saat pertama kali Ashraf bertemu dengan Yasmin. Seorang wanita berparas cantik, agamis, tertutup, dan nyaris sempurna. Sehingga dipilih Ashraf menjadi penyempurna agamanya. Namun, malapetaka besar datang. Di tiga minggu setelah pernikahan. Yasmin mengalami mual-mual yang tak lain adalah gejala kehamilan. Mereka memutuskan untuk ke Dokter kandungan. Dari sinilah, Ashraf tercengang. Mengetahui fakta jika Yasmin sedang hamil. Awal pernikahan yang seharunya bahagia, malah justru sebaliknya saat Yasmin membuka suara jika dirinya sudah ternoda. Dia dilecehkan oleh pria, yang tidak diketahui identitasnya. Sejak tahu Yasmin hamil dan Ashraf tidak bisa menyentuhnya. Dia memutuskan menikah dengan seorang wanita yang merupakan sahabat baik istrinya. Mungkinkah mereka bisa menjalani biduk rumah tangga yang sudah di hadapankan ujian sebesar ini? Dan Bisakah Yasmin mengungkap, siapa pria yang sudah menodainya?
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Putriku

Pelangi di Mata Laila — Wafa Farha 2 "Ada noda di seragam puteriku." Suara Rani tercekat. Mengingat kondisi Laila tampak lemah, membuatnya curiga anaknya itu telah mendapat pelecehan. Bagi Laila, ini bukan masalah harga diri atau kehormatan yang banyak diagungkan manusia. Melainkan rasa sakit ... juga malu, setiap kali orang yang dicintai memandangnya dengan jijik. Padahal, bukan keinginannya, mahkota kehormatan Laila hilang, lantaran seorang pria memaksanya malam itu. Namun, Laila bisa apa? Semua di luar maunya. Cara terbaik kala menghadapi musibah, adalah bersahabat dengan takdir. Mengupayakan kebaikan semampu diri. Lantaran tak semua hal di dunia ini, berjalan sesuai kemauan kita. Namun, percayalah, bahwa selalu ada harapan di depan sana. Ini adalah kisah memilukan seorang Ibu yang mendapati puteri kesayangannya telah dinodai seseorang. Bagaimana dia akan menjalani hidup ke depan, jika orang jahat tersebut adalah orang terdekatnya? Bagaimana pula gadis jelita bernama Laila menghadapi masa depannya? Setelah tenggelam dalam kubang air mata.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai puisi suara demokrasi
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Leonicute
Novel kak Wafa Farha mah udah jaminan cerita2nya keren dan enak dibaca. Untuk cerita ini sesuatu yang lain dibahas. Kejadian ini bikin miris. Sang ibu tentu sedih dan shock menghadapi kejadian sang gadis jd bisa curiga sana sini. Ga sabar baca cerita selanjutnya.. Semangat tulis ceritanya kakak
siti_maysaroh93
Sedih kalo baca ini krn punya anak perempuan jga, memposisikan diri sebagai seorang ibu yg harus nerima kenyataan bhwa anaknya sudah dinodai oleh org terdekatnya. Banyak hikmah & pelajaran yg bisa diambil dari cerita ini. Jaman skrg pnya anak perempuan atw laki2pun harus ekstra jaga bgt..
Baca Semua Ulasan
Obsesi Cinta Pemain Wanita

Obsesi Cinta Pemain Wanita

hi.shenaaa
"Kamu mau mati?" Terdengar suara Jonathan yang mengancam di telepon. Devanda menarik napas dalam-dalam, hatinya berdebar kencang di dalam dadanya. Dia tahu bahwa menolak Jonathan berarti menghadapi bahaya nyata, tetapi dia juga tahu bahwa hidupnya tidak lagi boleh ditentukan oleh ketakutan. Dalam upayanya untuk mengubah takdir, Devanda memilih untuk menikahi Andriyan, sepupu Jonathan yang dianggapnya lebih aman. Namun, cinta tidak bisa diprediksi. Andriyan, yang awalnya hanya menjadi pion dalam permainannya, berubah menjadi obsesi yang membara. Setiap langkah yang diambil Devanda diawasi dengan cemburu yang membuncah. Sementara itu, Jonathan tidak akan berhenti sebelum meraih kembali yang menurutnya miliknya. Dihantui oleh ancaman yang mengerikan dari masa lalunya dan terbelenggu oleh kenyataan pahit saat ini, Devanda harus memilih antara melindungi dirinya sendiri atau membuka hatinya untuk cinta sejati. Di dunia di mana cinta bisa menjadi senjata terkuat atau bahkan kutukan terbesar, jalan mana yang harus Devanda pilih?
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Sudah lima tahun menikah, tiba-tiba cinta pertama suamiku mengunggah foto sertifikat rumah di instagram. Dia menulis, "Terima kasih Kak Boni sudah memindahkan kepemilikan rumah ini untukku." Aku terkejut melihat alamat di sertifikat itu adalah rumah kami, jadi aku memberikan komentar, "?" Tak lama kemudian, suamiku langsung meneleponku dengan nada marah, "Dia itu ibu tunggal, kasihan sekali. Aku hanya memindahkan kepemilikan rumah supaya anaknya bisa lebih mudah untuk daftar sekolah nantinya. Itu nggak akan mengganggu tempat tinggal kita!" "Kenapa kamu nggak punya hati nurani? Masa nggak bisa sedikit bersimpati?" Di balik telepon, terdengar suara tangisan lembut dari cinta pertamanya. Setengah jam kemudian, cinta pertamanya mengunggah lagi, kali ini menandai aku di unggahannya. Dia memamerkan sebuah mobil mewah seharga dua miliar, lengkap dengan catatan, "Dibayar lunas, seperti kata pepatah, pria yang mencintaimu akan rela menghabiskan uang untukmu." Aku tahu itu hadiah dari suamiku untuk menenangkannya. Tapi kali ini, aku sudah memutuskan untuk bercerai. Bukankah hanya memberinya sertifikat rumah?
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Arya, seorang remaja biasa, mati secara tragis dan terbangun kembali di dunia fantasi bernama Libra. Namun ia tidak reinkarnasi sebagai pahlawan… melainkan Arthur Pendragon, karakter tragis dalam game yang dulu sering ia mainkan. Arthur ditakdirkan mati muda karena cinta terlarang dengan sang ratu. Tapi kali ini, nasib tidak memberinya pilihan. Sebuah suara sistem bergema di kepalanya: [Misi Utama: Taklukkan seluruh heroine di dunia ini] [Kegagalan: Jiwa disiksa selamanya di Neraka Abadi] Dengan pesona A+ yang bisa memikat siapa saja, namun tubuh yang lemah, Arthur harus berjalan di atas garis tipis antara cinta dan kematian. Setiap tatapan, setiap kata, bahkan setiap senyum bisa menjadi awal jalur obsesi… atau tragedi. Di dunia di mana bangsawan, saint, dan ratu agung bergerak dalam intrik politik, Arthur hanya punya satu pilihan: menulis ulang takdirnya sendiri. ⚔️ Apakah ia mampu menjinakkan para heroine yang bisa menyelamatkan sekaligus menghancurkannya? 🔥 Atau justru tenggelam dalam jerat obsesi sang ratu dan harem berbahaya yang ia bangun sendiri?
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Wanita yang dia lepaskan

Wanita yang dia lepaskan

Bakat langka, masa depan yang menjanjikan, cahaya yang tak seorang pun bisa abaikan. Namun demi cinta, ia mengorbankan semuanya. Demi dia, ia memudar ke latar belakang. Demi dia, ia melepaskan mimpinya. Selama lima tahun, ia menjadi istri yang pendiam, bijaksana, dan tak terlihat. Ia yang dengan sabar menunggu pandangan, isyarat, atau kata-kata lembut yang tak pernah datang. Ia tak pernah benar-benar mencintainya. Ia hanyalah penghibur, wajah yang familiar sambil menunggu yang lain kembali. Ketika mantan pacarnya muncul kembali, ia menolaknya tanpa ragu. "Mari kita bercerai. Kau tak pernah lebih dari sekadar pengganti." Namun rasa sakit itu mengungkapkan kengeriannya: "vitamin" yang diberikannya setiap hari hanyalah pil KB. Ia mencuri lebih dari sekadar waktunya. Ia mencuri pilihannya. Ia pergi tanpa suara, tanpa air mata. Dan bertahun-tahun kemudian, ia terlahir kembali. Cemerlang. Bebas. Terpenuhi. Sedangkan untuknya? Ia menyesalinya. Dia mencarinya. Dia ingin merebutnya kembali. Tapi bagaimana kau bisa mendapatkan kembali orang yang telah kau lepaskan… ketika dia tidak punya alasan untuk kembali?
217 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Setelah Akhir Cerita Ceo: Cinta Sejati Menjadi Pembunuh

Setelah Akhir Cerita Ceo: Cinta Sejati Menjadi Pembunuh

Setelah aku menolak mendonorkan rahim untuk kakakku, sahabat masa kecilku membenciku setengah mati. Dia menjebak dan mengirimku ke ranjang sang Tuan Muda penguasa ibu kota. Kabarnya, pria itu sangat membenci wanita yang mencoba mendekatinya. Semua orang menunggu kehancuranku, namun dia justru sangat memanjakanku. Tiga tahun berlalu. Saat aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, tanpa sengaja aku mendengar percakapannya dengan dokter, "Andrew, tiga tahun lalu kamu menyuruhku memindahkan rahim Evelin Dumma ke kakaknya secara diam-diam, dan sekarang kamu menyuruhku berbohong bahwa dia mandul sejak lahir. Bagaimana kamu bisa tega bersikap sekejam itu pada wanita yang mencintaimu?" "Mau bagaimana lagi, Everin memenangkan hati keluarga suaminya. Dia nggak boleh menderita kalau nggak bisa punya anak. Hanya rahim Evelin yang cocok dengannya." Suara pria yang familier itu terdengar begitu dingin hingga terasa asing. Ternyata, cinta dan rasa aman yang selama ini kuyakini hanyalah sebuah penipuan belaka. Jika memang begitu, aku akan pergi saja.
17.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai puisi suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status