Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Di tahun kedua pernikahan kami, Chris Dirja membawa seorang gadis dari luar ke rumah. Ketika pandangannya bertemu denganku, Chris tersenyum santai sambil berujar, "Velia, mungkin kamu juga sebaiknya mencobanya. Orang muda yang penuh energi memang berbeda." Aku tahu dia hanya mengujiku, karena dia memang suka menyiksa serta mempermainkanku. Namun, yang tidak dia ketahui adalah kali ini hatiku benar-benar tergerak. Kemudian, Chris menatap bekas cakaran yang baru di pinggang si "orang muda" itu. Dia pun bertanya dengan mata memerah, "Velia, siapa yang memberimu keberanian untuk benar-benar melakukannya?"
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

"Seratus miliar. Dalam satu minggu, kamu harus ke luar negeri dan menjauh dari anakku selamanya." Mauria duduk di seberang Valerie, wajahnya yang terawat menampilkan rasa meremehkan tanpa disembunyikan sedikit pun. Kalau dulu, Valerie pasti akan membalas dengan mata memerah, "Aku pacaran sama dia bukan karena uang." Namun sekarang, dia hanya mengangguk dengan tenang, "Baik." Mauria jelas tertegun sejenak, lalu mencibir dengan sinis, "Lumayan tahu diri." Dia menekankan kata "tahu diri" itu dengan sangat berat, seolah sengaja menegaskan perbedaan status antara Valerie dan Bendy yang bagaikan langit dan bumi. Valerie menundukkan pandangannya tanpa berkata apa-apa. Dia mengambil cek itu, lalu berbalik dan pergi.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Aishwa kusuma
David Mahendra anak darinseorang pengusaha kaya raya di kotanya. Namun, David harus menerima kenyataan pahit saat sang ayah mengkhianati ibunya demi seorang wanita murahan. David semakin hancur saat sang ibu meninggalkan dirinya untuk selamanya. Apalagi yang menjadi dalang meninggalnya sang ibu adalah ayah dan selingkuhannya yang ingin menguasai harta ibunya. David yang tidak terima berjanji untuk balas dendam pada wanita itu juga ayahnya. Setelah mencaritahu tentang keluarga baru ayahnya. Perlahan David mendekati anak tiri ayahnya. Hingga anak tiri ayahnya jatuh cinta padanya. "Kamu akan aku jadikan alat untuk balas dendam atas kebusukan yang ibu kamu lakukan!" Kata David dengan mata memerah penuh amarah.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Musim Dingin Tanpa Claire

Musim Dingin Tanpa Claire

Ayah memilih sepasang anak kembar di pasar gelap untuk dijadikan budak bagi aku dan kakakku. Kakakku lebih dulu memilih sang kakak, bertubuh tinggi dan gagah, meninggalkanku dengan si adik yang sudah sekarat, si "bisu". Aku merasa kasihan padanya, maka aku membiarkannya tinggal di sisiku. Ia tidak bisa bicara, maka aku membawanya berobat ke mana-mana. Ia memiliki fobia kebersihan yang parah, maka aku menjaga jarak dengannya. Aku mengira semua itu akibat trauma yang pernah ia alami. Hingga suatu hari, musuh ayah menculik aku dan kakakku. Ia justru meninggalkanku, tanpa ragu memilih mati untuk melindungi kakakku dari tembakan. Menjelang ajal, untuk pertama kalinya ia membuka mulut, dengan mata memerah ia berkata pada kakakku, "Akhirnya, kamu bisa melihatku." Sedangkan kepadaku, ia berkata, "Di kehidupan selanjutnya, tolong jangan pilih aku." Barulah aku sadar, ternyata ia bukan bisu, dan juga tidak memiliki fobia kebersihan. Apa yang disebut "bisu" dan "fobia kebersihan" hanya ditujukan kepadaku.. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari pemilihan budak. Kali ini, aku mengabulkan permintaannya.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Dia Meninggalkanku di Altar Demi Cinta Pertamanya

Di hari pernikahan kami, cinta pertama Jancent yang bernama Winny mengalami kecelakaan mobil. Mata Jancent langsung memerah dan dia ingin menemui Winny. Aku memohon padanya untuk jangan merusak pernikahan ini. Aku tidak ingin mengecewakan ayahku yang sakit parah. Namun, dia mendorongku dengan kasar, "Winny lagi dalam kondisi kritis. Apa kamu nggak punya hati? Dasar wanita nggak berperasaan!" Aku menangis sambil tersenyum. "Kalau kamu pergi hari ini, pernikahan ini nggak akan ada hubungannya lagi denganmu." Jancent mencibir, "Siapa yang mohon padaku untuk menikah? Jangan khawatir, meski kamu berlutut dan memohon padaku untuk kembali, aku juga nggak akan kembali!" Kemudian, Jancent akhirnya ingat untuk menghubungiku. Namun, yang didengarnya adalah suara pria lain yang sangat familiar. "Ssst, dia capek dan sudah tidur. Jangan ganggu dia."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Me and My Broken Pieces

Me and My Broken Pieces

Hening adalah gadis serampangan dan sembrono yang hanya bisa menerima nasib karena perbuatan Ayahnya sebagai preman. Pada akhirnya ia hanya akan mengikuti ke mana takdir akan membawa jalan hidupnya.Genta, pria yang sangat mencintai keluarga terutama Mamanya itu, tidak pernah menyangka akan jatuh cinta kepada gadis preman yang akan membawa kepahitan pada masa lalu keluarganya. Kalau dulu, Genta dengan ikhlas melepaskan cinta pertamanya karena ikatan darah diantara mereka. Namun bagaimana untuk kali ini? Akankah Genta melepaskan lagi cintanya karena sebuah alasan klise yang disebut keluarga? -Saat mata harus dibalas mata, begitupun nyawa harus dibalas dengan nyawa. Dan, bagian terberat ketika aku mencintaimu adalah melepasmu serta kehilangan bagian terbesar dari diriku.--Hidup ini warna warni, tidak mungkin hanya hitam putih saja. Jangan berharap selalu bahagia, jangan juga berpikir kesedihan akan selamanya-
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

Jernita S. Nita
"lepaskan aku ! Kalian sudah gila" ucap seorang wanita cantik sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggaman dua wanita cantik yang tidak ia kenal. "Tutup mulutmu wanita jalang. Beraninya kamu kembali ke rumah ini" sahut salah satu wanita yang berambut pendek. "Aku bukan wanita jalang, bagaimana kamu bisa menyebutku wanita jalang, sedangkan kita tidak saling kenal" bantah wanita cantik yang memiliki rambut panjang, tubuh yang tinggi, kulit putih mulus dan mata abu-abu cerah. "Walaupun penampilanmu berubah 100 persen ! Tetapi wajahmu masih sama seperti yang dulu" cibir salah satu wanita itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Anak Rahasia Ustaz Tampan

Anak Rahasia Ustaz Tampan

Yulistriani
"Apa, garis dua?" Wanita berusia dua puluh dua tahun itu menatap nanar benda berbentuk stik di tangannya. Air mata mengalir deras dari kedua netra, tubuhnya merosot begitu saja ke lantai kamar mandi. "Ya Allah, aku harus bagaimana?" bisik Maira sembari memeluk lutut. Membayangkan hidupnya yang akan hancur, mimpinya yang akan kandas membuat wanita berkulit putih dengan hidung mancung itu semakin frustrasi. "Kenapa kamu harus hidup di perutku, hah, kenapa?" Dengan penuh kebencian Maira memukul perutnya, berharap janin tak diharapkan itu segera pergi untuk mengakhiri mimpi buruknya. "Kenapa ya Allah, aku salah apa?"
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai putih mata memerah chord
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1011121314
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status