Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

Sebagai gantinya, ia masukkan kuah kolak yang dibuat subuh tadi. Dina juga membuat jus mangga untuk Putri, kemudian ia masukkan ke dalam freezer, supaya menjadi es krim rasa mangga. Ini inisiatifnya supaya Putri bisa menikmati es krim rasa buah buatan sendiri. Tak sampai satu jam semua sudah siap di dalam freezer. Tinggal menunggu beku untuk bisa disantap.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
Putriku, Delia

Putriku, Delia

Sejak tadi, pandangannya tak lepas dari Kanita yang tersenyum ramah padanya. "Kenalkan, Kanita. Ini putri om, Delia Paramitha Kusuma. Delia ini masih kelas tiga SMA." Kanita tersenyum seraya menyodorkan tangannya, tetapi Delia hanya memandang datar tangan putih langsat itu. Aku berdeham membuat Kanita menarik tangannya kembali dengan senyum yang sebelumnya sempat luntur. Melihat tidak ada tanda-tanda Delia akan memulai, Tisa pun mengambil alih memperkenalkan keduanya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
Gairah Sahabat Suami

Gairah Sahabat Suami

Sedangkan Erriol sebagai pendengar, tanpa dia sadari, dia malah melirik terus ke arah Rita. "Gimana kalau jualan pisnag?" ucap Rita yang terpikir ide secara acak di dalam otaknya. "Apaan tuh pisnag?" "Pisang Nugget, Mar, nah nanti kita buat seperti modelnya frozen food dulu, lalu kalau ada yang beli kita goreng dan kasih toping berbagai rasa. Gimana? Itu menurutku simple dan nggak ribet sih!"
15.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

"Pokoknya omongin ke Qadry. Dia paham gimana harus packing makanan supaya nggak basi." "Bisa bawa frozen food?" "Kayaknya bisa. Kemaren itu Pak Heru bawain pesanan Tari pakai cooling box kecil." "Oke. Nanti kutambahin siomay, batagor, tahu isi, dan lainnya." "Sekalian bumbu kacang, atuh. Yang merk paten." "Di sana, nggak ada?" "Jarang nemu aku. Kecuali kalau ke grosir besar."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

gumam Pertiwi sembari mengambil potongan paha ayam kedua. "Mayang sudah buatkan dua ekor lagi kok, Bu. Ada di dalam freezer. Nanti kalau ibu mau makan tinggal dikeluarkan saja dari freezer terus goreng, deh. Praktis banget." "Putri ibu satu ini memang pintar sekali. Sungguh keterlaluan pria yang sudah-" Pertiwi menghentikan ucapannya dan menghela nafas dalam. "Mayang..." lanjutnya. "Ibu punya satu permohonan."
1045.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 909 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Setelah mengisi bbm hingga full, barulah mobil menuju salah satu drive-thru yang ada di area itu. Yuzha memesan dua paket makanan. Ia tak menanyakan apa yang Putri mau, hanya memilihkan yang menurutnya paling cocok. “Yang simple aja, biar nggak bikin mual, yang penting ada buat ganjel perut dulu, biar ada tenaga buat di sana,” katanya sambil menyerahkan bungkusan ke pangkuan Putri. Putri memandangi bungkusan itu tanpa mengambilnya. Matanya masih sembap, tapi kali ini ada senyum tipis yang mencoba tumbuh.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai putri frozen food
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status