Pesta Pembuahan
Meskipun sedang sibuk menyesap minuman di gelas highball, matanya tetap saja terpaku padaku.
“Selamat datang di pesta pembuahan.” Lantunan suara merdu yang bersumber dari pusat ruangan menggema memberi sambutan. Ametika Putri, biasa dipanggil Madam Ame yakni, wanita yang sudah membesarkan sahabat seperjuanganku sejak di panti asuhan hingga sedewasa ini. Beliau berjiwa independen sehingga enggan berkomitmen dalam bentuk apapun. Selain itu sifatnya yang teguh pendirian, tegas dan dermawan, menjadikannya sosok yang dipuja-puja banyak orang. Jumlah koneksinya di seluruh dunia tak terhingga. Aku begitu mengaguminya.