Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Dia berjalan berjinjit, melintasi taman kecil di antara rumah mereka. “Aman lah ya harusnya," bisiknya. Ia sudah sampai di depan pintu samping rumahnya. Pintunya terbuat dari kayu jati tua yang biasanya mengeluarkan suara decit kalau tidak dibuka dengan perasaan. Ruby memegang gagang pintu dengan tangan yang sedikit berkeringat. Ia memasukkan kunci ke lubangnya. Pelan-pelan. Sangat pelan. Klik.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 287 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

PENOLAKAN AKAN MEMPERCEPAT PENGGANTIAN PENJAGA PINTU. Di dinding timur, terdengar suara pelan. Bukan suara Lastri. Bukan suara Maya. Suara pintu besi yang bergeser sedikit dari jauh. Raka merasa dadanya menegang. Maya. Aira juga mendengarnya. Ia memejamkan mata dan mengumpat sangat pelan. “Rumah busuk.” Papan aturan berkedip. PERNYATAAN TIDAK RELEVAN.
10616 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Tampaknya dia masih sangsi dengan apa yang di lihatnya, dia masih tak percaya, tangannya membuka ponsel yang sedari tadi ia genggam, di cocokkan nya lagi alamat yang ia dapat dari salah satu kaki tangannya. Dan alamat itu benar karena di tembok dekat pintu tertempel nama dan alamat lengkap, yang terbuat dari hiasan kayu. Sama seperti yang tertera di layar ponselnya. Pak Dimas melangkah mendekati pagar, dan membukanya dengan mudah karena ternyata tak terkunci. Dengan mata masih memperhatikan sekelilingnya. Pak Dimas melangkah masuk mendekati pintu rumah yang terdiri dari dua daun pintu bercat putih.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Kata Galang. “ Baik mas, sudah makan?” tanya Ghea. “ Sudah. Yang, jangan boleh siapapun menemuimu di rumah, aku sudah bilang ke pengawal di pondok indah untuk mengunci pintu gerbang , CCTV di arahkan ke pintu gerbang dan ke rumah . Siapapun tidak boleh masuk. Jaga dirimu , jangan berlaku sok pahlawan ! “ kata Galang penuh was-was.
14.5K viewsCompletedAdded to Library 565 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

Saat ia menariknya sedikit, pemandangan di luar membuatnya terdiam. Halaman luas. Pagar tinggi. Penjagaan di beberapa sudut. Rumah ini bukan sekadar besar. Ini tertutup. Alin menelan ludah. Pintu kamar diketuk pelan. Alin tersentak. Jantungnya berdegup cepat. Ia menoleh ke arah pintu, ragu beberapa detik sebelum akhirnya menjawab lirih, “Iya…”
10715 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

System perumahannya satu gate exit dan entry, kulihat dilengkapi juga cctv dan security jaga di gerbang depan. Pada tiap rumah ada yang dijaga security lagi, ada juga yang tidak. Hingga akhirnya kami tiba di sebuah rumah hook dengan halaman asri. Bang Zayd mengeluarkan remote dan memijitnya. Aku berdecak ketika gerbang itu terbuka sendiri. “Wah magic!” gumamku tanpa sadar. “Apa?” Baru kudengar lagi suaranya. Dia menoleh.
10260.8K viewsCompletedAdded to Library 8.6K Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
ALASAN SUAMIKU MENDUA

ALASAN SUAMIKU MENDUA

Pintu yang terbuat dari plat besi membuat Aiman bisa melihat ibunya mendekat dan membukakan pintu untuk mereka. Setiap pintu yang berbatasan dengan luar ruangan semua digandakan dengan pintu plat besi. Harapan sang pemilik rumah supaya lebih aman. Dan saat siang hari daun pintu kayu bagian dalam selalu terbuka jika ada penghuni rumah. "Assalamu'alaikum, Bu," sapa Tiara santun saat melihat ibu Ana memutar anak kunci. "W*'alaikumsalaam," jawab Ibu Ana. Tangannya masih sibuk memutar gagang pintu dan membukanya untuk mereka berdua.
10104.7K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

“Oh tentu saja, sebentar yah biarkan bapak membukakan pintu gerbang ini dulu untuk tuan.” Penjaga gerbang itu segera menekan sebuah tombol pada peralatan elektronik yang ada di genggaman tangan kanannya saat ini. Setelah tombol itu ditekan, kedua pintu gerbang yang berukuran sangat besar itu secara otomatis membuka diri dengan bergerak ke sebelah kiri dan kanan. Setelah pintu gerbang itu terbuka, Dhika sekarang bisa melihat dengan lebih jelas pemandangan pepohonan yang ada di sekitar perumahan mewah ini, dan tentu saja dia juga bisa melihat aula utama yang sangat besar dari rumah milik pak Cokro.
9.920.8K viewsOngoingAdded to Library 520 Times as pegangan pintu rumah
Show Reviews (63)
Read
+Library
Psychopath Tender
Gila, gila, ini mantap banget 😍 Dikemas dengan apik, gaya bahasanya gak sulit dan mudah dimengerti. Kebayang bumi tamat karena serangan makhluk jahat 😭rasa kek kiamat huhu. Ada scifi juga, mantul emang 🤩
Blue Leviatan
Hai hai 🥳 buku ini adalah buku bergenre fantasy yang pernah saya buat. Setelah mendapatkan pengalaman dan masukan dari para penulis lain, buku yang kedua ini sudah memiliki tata penulisan yang minim typo, mengikuti pedoman PUEBI dan penggunaan kata baku yang sesuai dengan KBBI. Selamat menikmati🙏
Read All Reviews
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

imbuhnya memuji. "Di sana, Pak. Di sini terlalu jauh dan tak ada yang menjaga pagarnya karena ditutup permanen." "Wah, luar biasa." Sang sopir makin takjub, pria yang mengaku kepala keluarga itu bahkan tahu detail keamanan rumah mereka. Sungguh bertanggung jawab untuk hal kecil sekalipun. Begitu sampai gerbang utama, pintu terbuka otomatis lantaran terindentifikasi pemilik rumah. Dua penjaga di pos pertama memberi salam dengan mengangguk.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Rumah itu berpagar tinggi dan dijaga oleh centeng atau pengawal yang bertugas bergantian selama 24 jam. Ketiganya berhenti di dekat sebuah pohon besar tak jauh dari rumah itu. “Itu rumah yang akan kita satroni,” kata Pitung setengah berbisik. “Hmm, tampaknya mudah,” sahut Rais. “Belum tentu,” kata Ji’i. “Apa rencana lu,” tanya Rais. “Gue akan melompat ke tembok di depan itu, dan lu berdua masuk dari arah kanan dan kiri,” perintah Pitung.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as pegangan pintu rumah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status