Kebangkitan sang Dewa Naga
"Jika mentalitas seperti ini terus berlanjut, aula Langka tak akan pernah runtuh! Aku rela merendahkan diri, bahkan kalah, asalkan tidak harus terus hidup dalam bayang-bayang kelemahan. Bagaimana mungkin aku berharap agar orang lain menghormatimu bila kau tak pernah bangkit?"
Kata-kata itu mengguncang hati Duncan, seolah-olah petir menyambar dan membuka celah harapan dalam benaknya.
"Jika kau ingin menjadi kuat, kau harus memiliki hati yang kuat pula! Berlatihlah dengan semangat itu, dan tunjukkan sikap yang pantas!" seru Zyran dengan penuh keyakinan.