Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

“Halo ma…” “Rama… dr. Hendra sudah sampai, dimana kamu?” Rama menghela napasnya. Menutup matanya sejenak. “Iya ma, aku pulang sekarang,” Panggilan berakhir. Rama menyentuh kaca pembatas tepat di pantulan Aurel. “Lihat aku Aurel… sekali saja, seperti kau melihat Darian dulu,” Dia menghela napas, beranjak pergi
10495 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
Rachel&Rama

Rachel&Rama

Pagi ini Rachel sudah bersiap-siap untuk pergi bersama Rama, berhubung hari ini adalah hari sabtu, Rama dan Rachel berniat pergi ke puncak. 08:00 Rachel sudah siap menunggu kedatangan Rama di ruang tamunya, sambil memainkan game yang ada di handphone nya ia pun sesekali bersenandung ria. Pasalnya ini adalah pertama kalinya ia dan Rama akan berlibur bersama. Tak lama kemudian bunyi bell rumah pun terdengar, dengan semangat Rachel pun beranjak dari ruang tamu dan langsung berlari kecil ke arah pintu
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

tanya Alya lirih. Rama mendesah panjang. “Karena Arga meminta aku menunggu. Dia tahu Raka akan jatuh, dan setelah itu, kalian akan datang mencari. Saat waktunya tiba, tugasku hanya satu — membawa kalian ke pintu kebenaran.” Ardi menatap Rama tajam. “Pintu mana yang kau maksud?” Rama menatapnya lama, lalu menatap ke arah monitor besar di dinding. Ia menekan tombol pada perangkat di tangannya.
10889 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
Istri Muda Tuan Sadis

Istri Muda Tuan Sadis

“Kemana kita akan bertemu Tama?” “Tempat biasa kalian bertemu, saat kencan di hari Minggu,” “Tempat itu?” Rania melempar pandangan ke luar kaca mobil, sembari menggigit bibir. Dia sangat tahu tempat yang dimaksud. Bukan karena dia tidak menyukainya, tapi karena rasa trauma yang ditorehkan Rama padanya mengenai tempat itu. “Rif, apa yang harus kulakukan?” tanya Rania, ketika jemarinya mulai gemetar ketakutan.
78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
Sebatas Pernikahan Bisnis

Sebatas Pernikahan Bisnis

Rama memberikan penawaran untuk melakukan panggilan video. “Boleh.” Setelah beberapa detik beralih pada layar ponsel itu, Rama tersenyum. Ia juga bisa melihat raut wajah cantik gadis itu yang membalas senyumnya. “Kau sedang dimana?” tanya Rama karena tidak asing dengan suasana ruang tersebut. Tak lama, seseorang muncul dari balik layar Kayla. “Halo, Sayang. Apa perjalananmu menyenangkan?” tanya Zivaa.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Rahasia Suamiku dan Keluarganya

"Lima puluh juta, Mami. Apakah Mami mau membantuku?" Rama menatapku dengan sayu, sepertinya ia mulai tergoda dengan sentuhanku. "Tapi, kau mau melakukan apapun untukku kan?" tanyaku sambil meraba paha bagian dalamnya dengan lembut. Rama sempat memejamkan matanya sekilas, sudah kuduga ia mulai tergoda oleh sentuhanku. "Iya Mami, aku akan melakukan apapun untukmu asalkan Mami mau meminjamkan uang padaku."
1099.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai rendezvous with rama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status