Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Petualang Terkuat

Perjalanan Petualang Terkuat

Wira menganggukkan kepalanya, mereka semua berada di sisi Bis untuk menunggu siapa yang bisa mengemudikan mobil besar itu dan pergi dari sana. Sekali lagi, Rama mengucapkan terima kasih pada Wira dan Bisma. Mereka bertarung bersama untuk dapat mengalahkan pasukan Rhinoto. Rama pamit karena memang harus menjemput adiknya yang terkurung dalam rumah beserta ibunya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Cinta Dibalik Hukum Adat

Cinta Dibalik Hukum Adat

Dia memang kali ini sangat meyakini kalau dia bisa meluluhkan hati orang tua Alena dan merebut Alena kembali dari Narandra. “Lo bilang ke Sarah mau kemana?” Tanya Rama saat di dalam pesawat. “Meeting sama client di luar kota!” Jawab Rio sambil membaca majalah yang disediakn di dalam pesawat. Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya Rama dan Rio sampai juga di kampung halaman Alena, mereka berdua turun dari mobil yang mereka sewa. Rio juga meminta pada sopir mobil itu untuk menunggu mereka berdua, karena Rio khawatir kalau mereka berdua akan diusir lagi seperti dulu. Pak Candra dan istrinya berjalan keluar rumah saat mendengar ada suara mobil yang berhenti di depan rumahnya.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Dia kemudian maju ke depan dan berhenti di depan Mentari. Perisai Mentari kembali muncul saat bola matanya bertemu dengan Rama. Pada saat yang sama, Alden juga sudah bersedia mengeluarkan petirnya untuk menyengat Rama. “Lo bertahan ya, Ram. Gue bakal berhenti kalau lo ngerasa sakit,” ucapnya menyampaikan beberapa patah kata.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Suami Dadakan Ibu Muda

Suami Dadakan Ibu Muda

tegas Rama. “Kalau begitu, aku akan menunggu hal itu. Mari kita sama-sama melakukan rencana kita dan saling menghancurkan. Kita lihat saja siapa yang akan menang nantinya.” Fran mengulurkan tangan ke arah Rama. Rama langsung menerima salaman tersebut dengan tatapan tajam kepada Fran. Saat mereka saling melemparkan tatapan sengit, seseorang mengetuk pintu dan masuk, memecahkan kedinginan di antara mereka.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Aku akan menjemput Maria dulu setelah selesai mengajar, baru kemudian bertemu Fadhil dan Caca. “Siang, Om, Tante.” Aku menyalami Papa dan Mama Maria yang sedang duduk-duduk di teras depan rumah, sementara Maria meminta waktu sebentar untuk berdandan. “Halo Rama, kabar baik?” tanya Mama Maria. “Baik, terima kasih Tante. Tante dan Om kabarnya baik?” tanyaku lagi. “Syukurlah, Om baik, Tante baik. Duduk dulu, Rama.” Papa Maria mempersilahkanku duduk di kursi sebelahnya.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Hot Uncle My Husband

Hot Uncle My Husband

Ucap Rama setelah melirik arloji di pergelangan tangan kirinya. “Mama kita berangkat ya.” Pamit Reina pada Bella. “Hati-hati ya anak-anak Mama. Hati-hati Mas.” Ucap Bella setelah mencium tangan Rama “Yang udahan ya ngambeknya, aku kangen.” Bisik Rama setelah mencium kening Bella.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
30 Days Girlfriend

30 Days Girlfriend

"I see. Gue setuju sama lo." "Lo ada janji hari ini? Kalo nggak ada mending lo di sini aja, nggak usah pulang dulu." "Gue mesti ketemu sama keluarga Rhea pagi ini." Rama mengangguk mengerti. "Gue nggak tau apa masalah lo, tapi apa pun hasilnya, lo tetep harus melangkah ke depan Ren. Berlebihan nggak kalo gue bilang 'dengan atau tanpa Rhea'?"
1037.1K viewsCompletedAdded to Library 778 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

*** Siang hari di sebuah kios kosong di sebuah gedung trade center yang terbengkalai. Ramon dan Rea mengadakan pertemuan dengan Rama yang ditemani oleh salah seorang anak buahnya. Setelah berbincang sejenak, mereka lalu saling menukar tas yang dibawa oleh masing-masing. Entah apa isinya, namun kedua tas tersebut cukup besar dan terlihat agak berat. Ramon sendiri lalu menyalami Rama dengan disaksikan oleh Rea dan anak buah Rama. Meski menyambut uluran tangan Ramon, sikap Rama tidak seramah Ramon.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

Beberapa saat sebelum nya, Rama duduk di belakang kemudi sambil menunggu Dita keluar dari kampus. [Honey, aku sudah menunggu kamu di depan kampus.] Rama menunggu beberapa saat sampai tanda centang berubah biru. [Lho, Mas. Sudah mau jemput aku? Aku masih nugas sama nongkrong di kafe kampus.]
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 657 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Suamiku Anak Buangan Kaya Raya

Suamiku Anak Buangan Kaya Raya

“Besok berangkat bersama, aku jemput.” Aku diam mematung. Aku bingung dengan isi pesan itu sekalipun tulisannya sangat jelas untuk dibaca dan dipahami. Pagi ini Rama akan menjemputku. Hal tersebut tentu saja tidak bisa dibiarkan. Aku harus menolaknya. Namun, .... “Rani, saya di depan gang rumah kamu. Tidak perlu buru-buru, saya tunggu.” Rama sudah lebih dulu mengirim pesan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status