Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

sudut bibirnya kembali terangkat tipis, “Aku punya cara yang lebih menarik.” Akari tetap diam, tetapi kali ini, ia tidak lagi memotong ucapan Rama. Ia hanya berdiri diam sambil menatap Rama tanpa berkedip. “Lusa malam,” ujar Rama perlahan. “Pukul sepuluh di Bar Mahkota.”
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Anak Rahasia Dokter Arogan

Anak Rahasia Dokter Arogan

Dia meliriknya kembali dan mengambilnya lagi. Dia tidak menyangka akan secepat itu mendapat undangan itu. Dia bahkan sempat berfikir untuk merebut Elena tapi semua sudah terlambat. Geraknya terlampau lambat dan terlalu berhati-hati hingga akhirnya kalah cepat dari Balin. "Semoga kalian bahagia" gumamnya. Beberapa sebelum Rama kembali ke ruangannya. "Selamat siang, saya ingin bertemu dengan Bapak Rama. Apakah beliau ada ditempat?" tanya Elena di meja resepsionis.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
ISTRI UNTUK RAMA

ISTRI UNTUK RAMA

Getaran di telepon genggamnya terdengar, ada panggilan masuk berupa video call. Elsa melihat nama yang tertera di sana, gadis itu menghela nafas panjang dan mempertimbangkan untuk menerima atau tidak. Akhirnya dia menggeser tanda hijau dan menerima panggilan itu. Rama terlihat lebih segar dari beberapa jam yang lalu, pria itu seperti selesai mandi terlihat dengan handuk yang masih tersampir di bahunya dan rambut yang masih basah.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Setelah sukses keluar kamar ia lantas berjalan menuju balkon bersamaan dengan itu ada panggilan masuk yang tertera pada layar. “Hallo?” sapa Kanza pertama kali dan obrolan itu berlanjut dengan Kanza yang mendengar dengan seksama. Beberapa kali Kanza menghela nafas berat dan memberi argumennya, tapi orang yang diseberang sana juga terlihat mempertahankan argumentnya yang tidak bisa disanggah. Kanza menatap langit malam yang tidak ada satupun bintang atau bulan menghiasi malam ini. Perlahan ia mengangguk ketika telepon itu usai.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 398 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Destiny About Me

Destiny About Me

"Lah kok ngegas, kan lo yang ngomong tadi," "Tau ah, kesel gue." gerutunya lalu melihat kearah lain, sedangkan Dafa tertawa puas. "Oh ya, gue udah ngomong belum sama lo?" "Ngomong apaan?" tanya Tito fokus kembali pada sahabatnya. "Kemarin lusa, Rama datang terus gue samperin. " "Hah! Kapan?" "Beberapa hari yang lalu, tapi dia cuma ngancem gitu terus pergi."
12.8K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Jodoh Dari Anakku

Jodoh Dari Anakku

Kata Rama melirik Ibu melalui spion dashboard membuyarkan lamunan Ibu. "Eh, oh.. Silakan, Nak. Ibu ikut saja." Rama menoleh pada Maryam. Mata mereka bersirobok beberapa detik lalu Maryam mengangguk setuju. Lima menit kemudian mereka telah sampai di sebuah rest area. Rest area yang cukup luas dan sejuk karena banyak pepohonan besar yang rindang. Rama sangat cekatan membukakan pintu di sisi Ibu Maryam. Semuanya alami. Gerakannya alami, tanpa canggung sama sekali.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
LENYAPNYA SUAMI DURJANA

LENYAPNYA SUAMI DURJANA

lirih Rama dengan sorot mata yang tampak seperti orang bingung. Kendis berlonjak kaget. Ia tak menduga kalau Rama akan mengunjunginya hari ini. Akan tetapi, Kendis juga sudah mempersiapkan diri atas pertanyaan yang akan dilontarkan Rama padanya. Sebab wanita yang serupa dengannya telah menceritakan kejadian semalam. "Rama ... kamu ke sini lagi?" tanya Kendis basa-basi. "Ya, Mbak. Aku baru saja ingin menanyakan tentang sosok wanita ini. Tak disangka ternyata aku bisa bertemu lagi dengannya di sini," ujar Rama sambil menoleh ke arah wanita itu.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Petualangan di Planet Tera

Petualangan di Planet Tera

"Saat kulihat darah di kepalamu, aku yakin kau harus segera mendapat pertolongan. Kemudian aku membawamu kesini." Terdengar masuk akal. Meski amat samar, Rama sebenarnya juga sempat melihat secercah sinar keluar dari pintu itu sesaat sebelum kesadarannya hilang. Tapi ia tidak menyangka pintu itu akan membawanya ke tempat ini. 'Jika benar ucapan Rahula, maka dimanakah sebenarnya tempat ini?' benak Rama bertanya-tanya. Sebelum ia sempat melontarkan pertanyaan lagi, Rahula mengajaknya pergi. "Baiklah, bagaimana jika kita menemui Dewa Indra sekarang? Aku yakin kau belum pernah melihatnya, bukan?"
1.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

tanya Lyshi dengan polos. Tangan Rama terangkat dan mengacak surai kecoklatan Lyshi dengan gemas. "Kamu nggak usah cari aku. Biar aku yang cari kamu, kamu tunggu aja. Nanti kalau aku udah balik dari Tokyo, aku langsung cari kamu." Sekedar info, sore ini Rama akan terbang ke Tokyo. Alasan itulah yang membawa kakinya menemui Lyshi. Gadis itu mengangkat jari kelingkingnya. "Janji bakal cari Rora, janji bakal nemuin Rora," lontar Lyshi
103.3K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as rendezvous with rama
Read
+Library
Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Setelah melewati jalanan yang padat oleh kendaraan di bawah langit gelap, akhirnya mobil yang dikendarai Rama berhenti di pelataran rumah sakit. Sekalipun malam telah larut, hati Raymond tetap cerah. Raymond dan istrinya turun dengan tergesa-gesa. ​Raymond sempat menoleh sebentar ke arah Rama yang masih mematung di balik kemudi. "Rama, jangan tunggu di mobil. Ikut Papi ke atas. Adikmu pasti senang kalau melihat kamu datang."
10220.7K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as rendezvous with rama
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status