Sistem Sign-In Harian
Matinya harapan tersebut bukan karena ia mendadak menjadi miliarder, melainkan karena ia sudah terlalu paham bagaimana dunia menilai manusia dari isi dompetnya.
"Lagi mikir apaan?" bisik Hana. Gadis itu tiba-tiba duduk di sebelah Reyhan, mengabaikan Siska yang sedang sibuk memegang mikrofon karaoke.
"Nggak ada," jawab Reyhan pendek.
"Rey, aku mau nanya sesuatu. Tolong jawab yang jujur, ya?"
"Boleh. Tanya aja."
"Kudenger mobilmu tadi harganya sampai ratusan miliaran?"