Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Buah Cinta Pengkhianatan Suamiku

Buah Cinta Pengkhianatan Suamiku

"Bu Kate, kamu sudah enam kali menjalani program bayi tabung supaya bisa hamil. Kamu benar-benar ingin menyerah? Apa Pak Stuart juga setuju untuk menggugurkan anak ini?""Aku yakin, dia akan setuju." Suara Kate serak setelah semalaman tidak tidur. Namun, pikirannya tidak pernah sejernih ini. "Operasi sudah kami jadwalkan seminggu lagi." Seminggu lagi adalah hari ulang tahun pernikahannya dengan Stuart. Bagus juga. Kalau harus diakhiri, biarlah berakhir dari tempat semuanya dimulai. Setelah memesan tiket pesawat untuk pergi jauh, tangan Kate perlahan menyentuh perutnya. Di dalam sana tumbuh satu kehidupan kecil yang belum terbentuk sempurna. Lima tahun terakhir, dia menantikan kehadiran anak ini dengan penuh harap. Siapa sangka, di hari ketika harapannya akhirnya terwujud, justru dia memilih untuk melepaskan.
Baca
Tambahkan
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Rumah Tangga
2.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Buah Apel dari Taman Eden

Buah Apel dari Taman Eden

Mori mori
Para pangeran Devon, membawa gadis manusia yang diramalkan, membawanya ke dunia bawah, tempat dunia mereka. Gadis SMA yang diramalkan sebagai pemilik baru dari sebuah taman dunia itu, harus menanggung sebuah tanggung jawab besar diakhir kelak. Karena alasan mereka membawanya adalah untuk mengubah takdir masa depan. Yaitu, kehancuran dunia bawah. Dengan kekuasaan seorang pemilik taman itu, dia bisa mengubahnya, menghindari kehancuran, memberi keselamatan dunia bawah, itulah tanggung jawab seorang pemilik. Gadis itu, Rin. Bagaimana akhirnya? Apakah dia mau menerimanya dan mennyingkirkan kehancuran itu untuk para Pangeran Devon yang sudah mempercayainya?
Fantasi
102.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Orang tuaku menelepon memberitahukan diriku, mereka akan pergi ke rumah teman masa kecilku untuk menemui calon pasangan yang dijodohkan untuknya. Teman masa kecilku sedang tidur lelap di sampingku. Aku mengira itu hanya lelucon, lalu berkata pelan, "Asterius, mereka bilang sudah mencarikan kamu calon untuk dijodohkan." Dia menjawab dengan malas "hmm", lalu menarikku ke dalam pelukannya. "Wilia yang baik, nanti kamu tolong pilihkan aku baju, lalu rapikan juga gaya rambutku." Melihat diriku tidak bergeming, Asterius membuka mata dan tertawa mengejek. "Eh, kamu kenapa? Kita cuma teman seranjang. Kamu nggak mungkin mengira aku akan menikahi kamu, 'kan?"
Baca
Tambahkan
Menjadi Yang Kedua Demi Buah Hati

Menjadi Yang Kedua Demi Buah Hati

Athmika
Rahma yang kebingungan karena biaya rawat anak, terpaksa menerima tawaran sang mantan kekasih untuk menjadi pelayan hawa nafsunya. Ibu kandung yang selalu ikut campur, mertua yang kikir serta suami yang selalu menganggapnya sebagai beban membuatnya tak mempunyai jalan lain selain menerima tawaran sang mantan. Namun Rahma melakukan kecerobohan dengan tak menanyakan dahulu tentang status Rahmat yang ternyata telah memiliki seorang istri. Apalagi karena dosa semalam yang dia lakukan waktu itu, sebuah benih tak berdosa hadir di rahimnya. Sang mantan yang mendengar Rahma hamil anaknya memaksa untuk menikah dengannya. Berbagai cara ia lakukan agar Rahma mau menerima pinangannya. Bagaimana langkah Rahma selanjutnya? Mampukah dia bertahan diantara omongan orang yang menganggapnya pelakor dan perempuan murahan? Dan bagaimana pula Rahma bertahan dalam rong-rongan istri pertama Rahmat?
Rumah Tangga
101.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Kecil CEO

Istri Kecil CEO

Ra Tania
Ketika gadis SMA pintar dan galak disatukan takdir dengan seorang CEO arogan yang sudah memiliki kekasih melalui ikatan perjodohan, itulah yang dialami Elina. "Memangnya siapa yang mau menikah denganmu?! Dasar om-om kebanyakan gaya!" seru Elina tanpa takut seraya berkacak pinggang. "Jangan berpikir berlebihan! Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah mau menyentuhmu apalagi mencintaimu. Berbicara dan bersikaplah sewajarnya sampai aku menceraikanmu nanti! Aku tidak main-main dengan perkataanku ini." Keseriusan dan ketegasan Devid terpancar dari auranya. Janji perceraian yang diucapkan Devid nyatanya hanya terasa seperti kata-kata melayang saja. Iringan waktu yang terus bergulir membersamai kisah penuh drama dalam rumah tangga pasangan yang terpaut umur jauh itu. Di samping itu, ada sebuah rasa yang timbul hati mereka. Akankah di hari nanti Devid menepati janji perceraiannya dan menikah dengan sang kekasih? Atau dia malah mengingkari dan menjalani hidup bahagia dengan istri sahnya hingga akhir waktu?
Romansa
105.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Di hari mencoba gaun pengantin, Levi sekali lagi menunda hari pernikahan kami. Alasannya adalah adik angkatnya baru saja putus cinta dengan pacarnya. "Neina baru saja putus, dia sedang butuh penghiburan. Pernikahan kita hanya akan membuatnya semakin sedih." Aku mengangguk setuju dan menanggalkan gaun pengantin itu dalam diam. Demi adik angkat yang dia besarkan sendiri itu, Levi sudah berulang kali menunda pernikahan kami. Pertama kali, adik angkatnya bertanya dengan air mata berlinang, "Kak, kalau kamu menikah dengannya, apa kamu nggak akan mau punya adik sepertiku lagi?" Hati Levi luluh. Dia bersumpah akan menunggu hingga adiknya lulus kuliah baru akan menikah. Kedua kalinya, saat sang adik sudah lulus kuliah. Dia kabur dari rumah dan meninggalkan sepucuk surat perpisahan. [Kak, aku nggak sanggup berpisah denganmu.] Levi berjanji, dia baru akan menikah setelah adiknya menemukan pasangan yang sesuai. Tahun demi tahun berlalu, penantianku menjadikanku bahan tertawaan di lingkaran pergaulan kami. Kali ini, aku tidak ingin menunggu lagi. Aku mengirimkan pesan singkat kepada Levi. [Ayo kita putus. Semoga kamu dan adik kecilmu itu hidup bahagia selamanya.]
Baca
Tambahkan
Keluarga Kecil Suamiku

Keluarga Kecil Suamiku

Maharani
Hilda tak tahu jika selama ini Firman, sang suami, telah membohongi dia dan pernikahannya. Kebusukan sang suami dapat tercium oleh Hilda setelah kepulangan Firman dari luar kota. Hilda diam-diam menyelidiki sendiri apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Firman darinya.
Rumah Tangga
2.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Kalau kamu dan cinta sejati suamimu mengalami kecelakaan bersamaan, siapa yang akan diselamatkan suamimu? Devan memilih menggendong cinta sejatinya pergi. Bersama darah yang mengalir, bukan hanya nyawa bayi dalam kandungan yang mati, tetapi hati Scarlett juga ikut mati. Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi. Semua orang tahu Scarlett merebut Devan dari wanita yang benar-benar dia cintai. Namun, dia percaya seiring berjalannya waktu, dia pasti bisa menunggu hari saat Devan menoleh dan melihat dirinya. Sampai tiba hari ketika harus mengubur anak yang sudah tiga bulan berada dalam rahimnya, Scarlett akhirnya sadar. "Kita cerai." Satu lembar perjanjian, dua hati yang tidak lagi terikat. Tiga bulan kemudian, di bawah gemerlap cahaya panggung, Scarlett berdiri menerima penghargaan. Devan terpaku menatapnya selama beberapa detik, lalu berkata dengan tenang kepada semua orang, "Ya, itu istriku." "Istri?" Scarlett tersenyum tipis, menyodorkan surat perjanjian cerai ke tangannya. "Maaf sekali, Pak Devan. Yang benar itu mantan istri." Untuk pertama kalinya, pria yang selama ini selalu tenang dan dingin itu kehilangan kendali. Matanya memerah, suaranya bergetar. "Mantan? Aku nggak pernah menyetujui perceraian ini!"
Romansa
9.31.4M DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
Tambahkan
yanti
babnya dikit2 JD kurang nyaman dibaca,baru sebentar udah habis udah gt ada yg ga sinkron,bab sebelumnya kata no.nya Devan diblokir bab berikutnya Devan msh BS nelpon,lagian katanya cintanya SDH habis kok yg msh nyimpen no tlpnnya KL ditlpn semangat 45 ngangkat,msh mau ngurusin hal2 sepele mantannya.
Wulan Damayanti
Hi.. sebenarnya cerita nya bagus.. Hanya saja terlalu panjang,, seharusnya di buat lebih jelas mau berapa bab cerita ini.. Sampai 447 pun masih belum selesai.. Klo dibuku mungkin udh setebal apa itu buku nya.. Harusnya kamu tetap buat cerita seperti layak nya novel di buku.. Jangan terlalu berbelit.
Baca Semua Ulasan
Would You Divorce Over a Cup of Coffee

Would You Divorce Over a Cup of Coffee

I was dying from my fear of heights, but my husband, Don Vincent, was busy with his assistant, savoring the latest coffee flown in from Hawaii that morning. "You're a grown woman, Bella. What's the big deal? You're stuck on a roof, figure it out." Then he hung up on me. I collapsed onto the hot tar of the roof, my body shaking uncontrollably before everything went black. It was two hours before building security found me. When I got home, I asked Vincent for a divorce. He rubbed his temples, his patience worn thin, looking at me as if I were a child throwing a tantrum. "Over a cup of coffee? I told you, the heights are all in your head. You’re perfectly safe now. Stop making a scene alright? What's this nonsense about a divorce? I have more important things to deal with. Calm yourself down." I stared at his back as he left, tears already streaming down my face. Something important? Did he really think I couldn't hear his assistant, Sophia, murmuring in the background? Did he think I didn't know he took her to the last family gathering? I had loved Vincent for three years. Everyone knew he was the center of my world. They all thought an orphan like me could never leave him. But now, all the love I had was eclipsed by a profound, soul-crushing exhaustion. I was done. I picked up my phone and dialed a number I hadn't touched in three long years. "Uncle, book me a flight to Seattle. I'm ready to leave Vincent."
Cerita Pendek · Mafia
4.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status