Terjebak Di Pegunungan Salju Bersama Om Asing
“Om, di sini rasanya aneh sekali… mulutku sampai terasa asam….”
Terjebak di tengah badai salju yang membeku, demi mencari kehangatan, aku menyusup ke dalam pelukan om yang ikut terjebak bersamaku.
Mulutku dipenuhi oleh benda yang begitu besar, aroma hormon yang menyengat membuat kepalaku pening, sementara air liur yang hangat perlahan mengalir dari sudut bibirku.
Telapak tangan om yang kasar mengusap kulitku, meremas bagian dadaku yang penuh.
Di tengah cuaca dingin yang membeku ini, dia terengah-engah dan dengan kasar menekan bagian belakang kepalaku, tubuhnya bergetar hebat karena sangking nikmatnya.
“Rona sayang, ayo dijilat lagi. Biar nutrisinya keluar lebih banyak. Kalau nggak, kita berdua bisa mati membeku di dalam ruangan ini.”