Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SACRIFICE

SACRIFICE

"Aku tidak tertarik untuk pacaran." Jawaban Thana membuat semua temannya mendesah kecewa. Bosan dengan jawaban yang selalu Thana utarakan jika mereka bertanya tentang asmara. "Bisa-bisa semua orang mengira kau gay. Atau, kau memang gay?" Thana melotot saat mendengar perkataan First yang kelewat enteng. "Mau mati?!" First hanya mengangkat bahu acuh tak acuh. Tidak peduli dengan ekspresi dan ancaman Thana.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai scarier
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Nonavi dan Lais yang udah merasa jijik dengan Anna pun mmtak menghiraukan kehadiran Anna. "Kok diem sih," tanya Anna. "Heh kamu ga nyadar videomu saat lagi indehoi tersebar, kamu masih bisa sesantai ini, apa urat malumu udah putus," cerocos Lais yang udah risih dengan Anna. Anna tertegun saat mendengar ucapan tajam dari Lais. Wajahnya langsung berubah muram. "Aku disitu korban, kakak iparku memperkosa ku," i
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai scarier
Baca
+Pustaka
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Dia terlihat sangat marah. ***
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai scarier
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Aku udah ngerasa banget kalo dia suka sama Ainsley. Meskipun awalnya mungkin dia cuma iseng, tapi iseng yang berlebihan juga bisa ngebuat kita ketagihan akhirnya pen jahilin terus dan terciptalah rasa kangen kalo ga jailin kan.
Baca Semua Ulasan
SARANG PREDATOR

SARANG PREDATOR

Kata-kataku yang ingin aku ucapkan sekonyong-konyong hilang dan yang membuatku ngeri, air mata mengalir di mataku. Aqmal berjalan ke arahku, aku melihat kilatan seorang predator di matanya. Seharusnya aku yang menghadapinya, tetapi sekonyong-konyong aku tersadar saat dia bergerak mendekat, lebih cepat, bukan meminta maaf, tidak mundur, tidak menyesal, tetapi … justru seperti ingin mengintimidasiku. Aku mengejar pemerkosa sampai ke kamar tidurnya. Itu mengerikan, kan?
1024.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai scarier
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status