Petaka Mendua
"Aku bukan orang yang mudah pingsan. Kamu tahu, tadi itu Ken. Anak yang biasa diam dan tidak banyak bicara."
Mengapa arah pembicaraan ini serasa tidak nyambung?
Tapi aku tetap memilih diam.
"Ken memiliki kepribadian ganda. Ken juga memiliki kembaran, namun itu, halusinasi Ken saja. Kadang, jika dia sudah kumat, dia akan mengakui dirinya sebagaik Aksa. Nama itu, Ibunya yang memberikan."
Aku masih menyimak ceritanya.
"Ken harus di akui sebagai si kembar. Jika tidak, mereka akan menyatu. Begitulah, kata Neneknya dulu, sebelum menyerahkan Ken pada kami."
Bab Populer