Se connecterKiara perempuan berumur 22 tahun harus mendapati dirinya diselingkuhi oleh calon suaminya, kenyataan yang lebih pahit, ia melihat sendiri keponkannyalah yang menjadi orang ketiga di dalam lingkaran hubungan mereka. “Jangan mendekat. Kalian berdua begitu menjijikan!” pekiknya. Dalam suatu malam. Kiara membuka mata. Ia begitu terkejut mendapati dirinya berada di dalam kungkungan penjara, dan ternyata dirinya telah dijual oleh paman dan keponakannya sendiri. Dan pada saat itu juga. Kiara bersumpah! Ia akan membuat hidup orang-orang yang menyakitinya mati secara perlahan, dan mengenaskan. Tentunya dengan bantuan dari tuan pembelinya. “Nona muda Mauren sepertinya kamu harus mengganti sedikit uangku dengan tubuhmu ...” “Apa kamu setuju?” Lanjut bab^^
Voir plusSuasana menegang. Betapa buruknya hubungan antara keponakan dan paman itu. Namun, tak ada yang terkejut, situasi tersebut telah lama menyebar dan menjadi momok gosip di kalangan pebisnis. “Kau tak punya bukti menuduhku, Kiara. Jangan buat mendiang orang tuamu sedih dengan sifat kurang ajarmu itu,” tandasnya, menggeram di sela rahangnya mengeras. Matanya berkilat merah, menahan emosi saat menatap tajam mata berani Kiara yang tak kalah dingin dan mengancam. Kiara terkekeh mengejek. ‘Bocah sialan! Harusnya kubunuh kau sejak awal,’ umpat Vino dalam hati. Ia benar-benar semakin penasaran, seberapa kuat orang di belakang sang keponakan hingga ia begitu berani menantangnya.Kiara mengerjapkan mata tenang. Ingatan ia dikurung di ruang hukuman dan tak urung dibawa sejauh mungkin oleh sopir Vino ketika waktu meeting pemegang saham tiba, membuatnya memainkan pena di sela jari kurusnya, lalu mengetuk keras meja di depan wajah sang paman. Tak!Orang-orang tersentak dengan perilaku tak sopan Kia
“Sayang!”Kiara menghela napas karna panggilan itu. “Apa lagi, Ken?” jawabnya dengan mata memutar malas, saat tangan Kiara telah memegang gagang pintu mobil, dan mendorongnya.Ken tertawa puas mendengar kekesalan dalam nada suara sang istri. “Kau lupa sesuatu,” katanya sambil tersenyum nakal. Matanya bergerak, memeriksa tubuh, lalu melirik tas jinjing. Kening Kiara mengernyit bingung, “Tak ada. Sepertinya aku tak meninggalkan apa pun di kantormu Mas ... aakhh!”Kiara menjerit tertahan saat salah satu tangannya ditarik dari belakang, membuat ia jatuh di pangkuan Ken dan punggungnya tersentak dada bidang lelaki itu.“Apa-apaan sih kamu, Mas?” sembur kesal Kiara dengan napas sedikit terengah-engah. Ia memukuli lengan Ken.“Sudah kubilang kau melupakan sesuatu kan?” bisik Ken di tengkuk putih dalam Kiara, yang terlihat warna kemerahan bekas gigitan Ken.Napas Kiara tercekat. Matanya melebar dengan leher menggeliat geli ketika napas hangat Ken mulai mengendus bulu halusnya. Lengan kekar K
Ken seakan tidak ada habisnya mengulang kegiatan panas mereka. Pria tampan itu mengingkari janji untuk yang satu ini.Sedangkan Kiara masih tergulai lemas di tempat tidur kantor Ken.Kiara sedikit mengerjapkan kelopak matanya mengintip bayangan pria yang masih setiap menatap wajah cantiknya."Istriku sudah bangun ... Aku harus mengucapkan apa sekarang? Selamat pagi atau terima kasih?" goda Ken.Kiara mencebikkan bibirnya. Tangannya langsung terangkat ke atas, menutup wajah tampan Ken."Kamu selalu saja tidak punya malu," balas Kiara kesal. "Lihatlah wajah mesummu itu. Kamu hampir membuatku lumpuh hari ini," sambung Kiara lagi.CupcupcupcupKen mencium bertubi-tubi buku tangan Kiara dengan gemas, hingga pemiliknya menarik kembali tangan itu."Aku mesum hanya dengan istriku. Mana bisa wajah t
Kiara memutar tubuhnya di depan cermin besar.Senyumnya terukir begitu cantik. Ia bahkan memuji dirinya sendiri yang memang sangatlah cantik memakai setelahn formal dengan rambut curly-nya.Cantik banget sih aku, pujinya di depan cermin.Jika cermin itu dapat berbicara, mungkin saja bibirnya tak akan lelah menimpali pujian untuk sang Nyonya.Kiara mengambil salah satu koleksi tas bermerek yang sengaja dibelikan Ken.Kira memang sangat dimanjakan oleh pria tampan itu, yang kini telah menjelma menjadi suami sah Kiara hampir 10 bulan.Waktu yang benar-benar tidak Kiara sangka. Pernikahan atas dasar perjanjian jual-beli itu menghasilkan cinta yang tak pernah Kiara pahami akan secepat ini.Ken Ardinanata, aku sangat mencintaimu.Kiara mulai mengayunkan langkahnya menuruni anak tangga untuk menghampir












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Notes
commentairesPlus