Antara Iba dan Curiga
Kael menghentikan ucapannya, tampaknya malu jika lanjut bercerita.
Namun, Selena malah menambah komentar,
"Ah, Tuan, kalau memang kenangan, seharusnya dirawat. Ini malah sudah seperti sofa yang disimpan di gudang atau lebih tepatnya di tempat sampah."
Tawa para pelayan semakin pecah, salah satu bahkan tersedak karena terlalu keras tertawa.
Kael menghela napas panjang, menahan amarah yang bercampur frustrasi. "Kalian semua, kembali bekerja!"
Hot Chapters