Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Cinta Memudar

Ketika Cinta Memudar

Aku menikah ke Keluarga Jihan demi menyelamatkan keluarga kaya raya yang hampir runtuh. Namun, Hoshi Jihan, putra Keluarga Jihan malah sibuk bersenang-senang di luar sana. Ibunya bahkan ingin merampas seluruh hasil jerih payahku. Dengan cerdik, aku merebut kembali semua harta milikku. Pada akhirnya, Hoshi berlutut dan memohon padaku, “Jangan tinggalkan aku.” Aku pun meninggalkannya, lalu menggandeng tangan si penulis muda dan berkata, “Kamu bukan siapa-siapa bagiku.”
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Pilihan Terakhir: Cerai

Pilihan Terakhir: Cerai

Adik iparku, Gina, bersikeras ingin berlibur ke Pantai Nirwana saat Natal, jadi aku memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga pergi berlibur bersama. Namun, saat teman wanita suamiku mengetahui tentang rencana tersebut, dia memaksa untuk ikut dan membawa anaknya juga. Tanpa basa-basi, suamiku langsung membeli tiket pesawat. Namun, dia malah menyuruhku membawa barang-barang dan mengemudi sendiri ke sana. Semula, aku mengira seluruh keluarga akan mendukungku, tetapi ternyata mereka semua mendukung keputusan suamiku. Baiklah. Kalau begitu, kita urus urusan masing-masing saja. Namun, mereka semua menjadi ketakutan.
11.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Kisah Heroik Sang Menantu

Kisah Heroik Sang Menantu

Sehari setelah aku menikah, aku melihat ayah mertua memukul ibu mertua karena masalah makanan. Aku ingin menghalanginya, tetapi ayah mertua memarahiku karena menganggapku tidak sopan. Dia mengatakan bahwa ini adalah cara Keluarga Kuncoro dalam menundukkan orang. Kegembiraan memenuhi hatiku ketika suamiku juga mencoba main tangan terhadapku. Akhirnya, aku bisa menunjukkan kekuatan superku!
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Saat semua Memihak Kakakku

Saat semua Memihak Kakakku

Kakakku adalah kesayangan keluarga. Novelku meledak dan viral, sementara kakak perempuanku dengan mata berkaca-kaca berkata bahwa dia juga ingin menjadi penulis terkenal. Kakak laki-lakiku yang merupakan editorku langsung mengatakan bahwa aku mencuri karya kakakku di acara tanda tangan buku. Akhirnya, kakak perempuanku menjadi penulis jenius, sementara aku menjadi korban perundungan di media sosial sampai tidak berani keluar rumah. Setelah menikah dengan pewaris terkenal di Kota Bet, kami sangat bahagia, tetapi kakakku mengatakan bahwa dia sudah menyukai suamiku bertahun-tahun dan hanya ingin menjadi pengantinnya seumur hidup ini. Pria itu tanpa ragu bercerai denganku dan mengadakan pernikahan megah dengan kakakku. Keluargaku takut akan merusak hubungan mereka, jadi mereka mereka mengusirku ke luar negeri. Kakakku bahkan merasa aku belum cukup menderita, lalu mengejarku dan mendorongku dari tangga. Aku terjatuh di genangan darah, sementara ibuku masih menyalahkanku, “Apa lagi yang kamu katakan sampai membuat kakakmu tersinggung?” Aku mati dalam keputusasaan. Ketika aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari di mana kakakku menuduhku mencuri.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku Seorang Misoginis

Ibuku sangat membenci perempuan. Bahkan aku, anak perempuannya sendiri. Sejak aku lahir, dia sudah ingin membunuhku. Memakai lipstik, aku dipukul. Mengenakan rok, aku kena pukul juga. Apalagi kalau aku mendekati Ayah, akan lebih parah lagi. Menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ibuku yang sangat membenci perempuan menyebarkan gosip di sekolah, menuduhku merayu ayahku sendiri. Sampai akhirnya aku terjun dari lantai lima belas. Hasilnya? Ibuku sangat puas.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Ayah mertuaku jatuh terpeleset dan terkena serangan stroke. Darah menggenang di lantai dari kepalanya. Aku mengambil kain pel dengan tenang dan membersihkan darah di lantai. Menit-menit ini adalah waktu penting untuk menyelamatkan nyawanya. Tapi aku, menantu perempuannya, membiarkan waktu tersebut berlalu begitu saja. Di kehidupan sebelumnya, aku adalah orang pertama yang mengetahui jatuhnya ayah mertuaku. Aku cepat-cepat memanggil ambulans untuk membawanya ke rumah sakit. Tindakan operasi perlu tanda tangan persetujuan dari anggota keluarga terdekat. Tapi saat aku menelepon suamiku, dia mengira aku cemburu karena dia sedang bersama cinta pertamanya. Dia menolak datang ke rumah sakit dan menuduhku mengarang alasan agar membuatnya pulang. Akhirnya, ayah mertuaku meninggal karena tidak mendapat perawatan tepat waktu. Karena tidak bisa menemui ayahnya untuk yang terakhir kali, suamiku menyalahkanku dan akhirnya membunuhku dengan pisau dapur. "Ini semua salahmu! Ayahku sudah sangat tua, tapi kamu nggak merawatnya dengan baik! Kamu gagal berbakti padanya saat dia masih hidup, jadi matilah dan lanjutkan tugasmu sebagai menantu di alam kubur!" Aku membuka mata dan menemukan bahwa aku kembali ke hari ketika ayah mertuaku jatuh. ....
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Putri angkat ayah secara tidak sengaja terkunci di gudang kecil selama belasan menit. Hal itu membuat Ayah langsung mengikat dan memasukkanku ke dalam gudang, bahkan menutup ventilasi udara dengan handuk. Dia berkata, "Sebagai kakak, kalau nggak bisa menjaga adikmu, kamu harus merasakan penderitaan yang dia alami!" Tapi aku punya fobia terhadap ruangan sempit. Di gudang yang kecil dan gelap itu, aku hanya bisa menahan rasa takut untuk memohon belas kasihan Ayah. Sementara dia hanya menegurku dengan keras, "Ini adalah pelajaran agar kamu ingat bagaimana menjadi seorang kakak!" Ketika cahaya terakhir sirna, aku berjuang dalam kegelapan. Seminggu kemudian, Ayah akhirnya teringat padaku dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman ini. "Semoga pelajaran ini bisa membuatmu selalu ingat dan kalau terjadi lagi hal seperti ini, kamu akan kuusir dari rumah ini!" Tapi dia tidak tahu bahwa aku sudah lama mati di gudang, dan tulang-tulangku pun mulai membusuk.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Selingkuhannya Hamil

Selingkuhannya Hamil

Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
11.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku

Ibu tanpa sengaja memasukkanku ke sebuah grup bernama "Keluarga Bahagia". Di dalam grup itu hanya ada tiga orang: Ayah, Ibu, dan seorang anak laki-laki asing dengan catatan nama "Sayang". Mereka sedang sangat sibuk merencanakan pesta ulang tahun untuknya, sementara besok adalah ulang tahunku yang sudah sepuluh tahun berturut-turut mereka lupakan. Ibu berkata. [ Lokasinya harus dibuat seperti dalam dongeng, biar dia jadi bangsawan muda yang sesungguhnya. ] Papa mengirim amplop merah besar. [ Uang bukan masalah. Jangan sampai kakakmu tahu, nanti dia jadi kesal. ] Aku diam-diam mengambil tangkapan layar, bersiap mencari kesempatan untuk benar-benar membuka semuanya. Saat itu, adik perempuanku yang selalu berprestasi tiba-tiba mengirim pesan pribadi kepadaku berisi sebuah tangkapan layar. Itu adalah rekaman percakapannya dengan Ibu. [ Bu, pesta ulang tahun kejutan untuk Kakak sudah kamu atur semuanya, 'kan? Kamu sudah janji sama aku, ini terakhir kalinya kita membohonginya. ]
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Begitu Aku Meninggalkannya, Suamiku dan Anak Kami Menangis

Begitu Aku Meninggalkannya, Suamiku dan Anak Kami Menangis

Di acara tahunan perusahaan, suamiku dan sekretaris wanitanya bermain piano bersama di atas panggung dengan mesra. Setelah turun dari panggung dengan bergandengan tangan, putraku juga berlari dengan penuh semangat menghampiri mereka. “Bibi Sally hebat sekali, bisa melakukan apapun. Andai saja Bibi adalah ibuku.” Melihat tiga anggota keluarga yang tampak begitu harmonis di hadapanku .... Aku pun memutuskan untuk melepaskan semuanya. Sampah memang seharusnya dibuang.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai seragam kebaya keluarga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1112131415
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status