Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Di malam peringatan sembilan tahun pernikahan kami, suamiku yang bernama Felix Tosa, pria yang di siang hari menguasai keluarga mafia dan di malam hari menguasai hatiku, tidak memberiku setangkai mawar pun. Dia malah memberikannya pada Celine, asisten pribadinya. Di bawah lampu gantung tempat kami pernah berdansa saat baru menikah, dia menoleh padaku dengan pesona dingin yang dulu pernah membisikkan kata cinta di telingaku. “Dia hamil,” katanya, seolah itu sudah cukup sebagai penjelasan. “Dan dia sangat pilih-pilih soal makanan. Mulai sekarang, kamu yang harus menyiapkan makanan tiga kali sehari untuknya, nggak boleh ada menu yang berulang.” “Dia juga sensitif, nggak suka tidur sendirian. Jadi, kamu harus pindah ke kamar tamu.” Ruangan itu sunyi senyap. Aku tidak berteriak, tidak juga menangis. Aku hanya mengambil koper yang sudah kubereskan, lalu berjalan menuju pintu. Kepala pelayan mencoba menahanku, tapi Felix bahkan tak berkedip sedikit pun. “Dia pasti balik lagi,” katanya malas, sambil menggoyangkan gelas anggur. “Dalam waktu tiga hari, dia akan menangis dan memohon padaku.” Tamu-tamu pun tertawa terbahak-bahak. Mereka bertaruh satu juta dolar di depan mataku. Bertaruh bahwa aku bahkan tak akan sanggup melewati malam ini dan akan kembali memohon seperti anjing jalanan yang kehilangan harga diri, memohon agar Felix membiarkanku masuk ke rumah. Namun, mereka tidak tahu bahwa aku sudah menerima lambang keluarga dari ayah kandungku yang sebenarnya dan tiket pesawat pun sudah kupesan. Kali ini, aku benar-benar akan pergi.
Short Story · Mafia
6.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Cintaku Direbut, Takdir Membalasnya

Kakakku yang sejak dahulu paling malas belajar, tiba-tiba mau ikut ujian masuk universitas. Dia bahkan memaksa ayah dan ibu untuk menikahkanku dengan putra atasan demi mendapat uang mahar untuk membayar biaya sekolahnya. Saat itu, aku tahu bahwa dia juga terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, kakak selalu mengatakan bahwa sekolah itu tidak ada gunanya. Begitu lulus SMA, dia segera menikah dengan Yanto, putra seorang atasan yang melamar dengan mahar besar. Kemudian, Yanto dipindahkan ke daerah perbatasan. Kakakku tidak tahan dengan lingkungan yang keras. Dia menolak hidup sebagai istri tentara yang ikut dengan pasukan. Sementara itu, aku berjuang mati-matian, aku bahkan bekerja sambil kuliah. Akhirnya aku pun berhasil masuk ke instansi pemerintahan. Orang-orang mengatakan bahwa pekerjaan ini stabil dan terhormat. Aku pun berhasil jadi orang kota. Di kompleks militer, kakakku nekat menggunakan nama besar mertuanya untuk menerima suap. Akibatnya, ayah mertuanya ikut terseret penyelidikan atasan dan diturunkan dari jabatannya. Pada akhirnya, kakak diusir begitu saja dari rumah oleh ibu mertua. Setelah bercerai, seseorang membohongi kakak untuk pergi ke Samadi dan bermain saham. Saat bursa ambruk, uang tabungan dan dana pensiun ayah dan ibu pun lenyap. Ketika dia benar-benar terpojok, dia menemuiku. Dia menghunuskan pisau dan memaksaku menyerahkan tabungan serta rumahku demi ambisinya untuk bangkit lagi. Dalam kekacauan itu, aku ditusuk sebanyak 12 kali dan meninggal karena kehilangan terlalu banyak darah. Ketika membuka mata lagi, kakak menyuruh ayah dan ibu menikahkanku dengan Yanto. Kali ini aku menerimanya dan segera berhenti sekolah.
Short Story · Romansa
5.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
Romansa
10539 viewsOngoing
Read
Add to library
Penyesalanku

Penyesalanku

Sinopsis "Uma!" seruku lantang, memanggil nama mantan istriku yang nampak tergesa-gesa itu. Uma berhenti sejenak, dan menoleh kearahku. "Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucapnya formal. Seolah kami tidak pernah saling kenal. "Apa kabarmu?" tanyaku basa-basi. "Oh, baik, saya baik-baik saja," jawabnya canggung. Tatap matanya datar, tak ada keramahan di sana. "Anak-anak ---" Belum sempat kuselesaikan ucapanku, Uma sudah memotongnya. "Maaf saya buru-buru, Pak. Ada pasien yang mengalami pendarahan, yang harus segera mendapat tindakan." Uma segera berlalu dan meninggalkan aku begitu saja. Uma pasti malas menjawab pertanyaan basa basiku, karena setelah bercerai, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi nafkah untuk anak-anak, atau perhatian sebagai ayah. Bahkan sekedar bertanya kabaar pun, tak pernah kulakukan. Aku sudah menelantarkan mereka. Melihat Uma yang sekarang membuatku dilanda penyesalan. Wanita yang dulu rela meninggalkan profesinya demi sepenuhnya mengabdi kepada-ku itu, kini bertransformasi menjadi wanita karier yang sukses. Tak ada lagi wanita lemah yang hanya bisa menangis saat kubentak, yang ada wanita berwibawa yang membuat lawan bicaranya bersikap hormat. Dulu kutinggalkan dia dalam keadaan hamil tua anak kedua kami. Bahkan saat melahirkan aku tak menemaninya. Apa kabar anakku sekarang? Seperti apa rupanya? Jujur aku penasaran, sejak dia lahir aku tak pernah menengoknya. Ingin rasanya aku menjumpai dan memeluk mereka bertiga, melampiaskan rindu yang tiba-tiba hadir. Akankah mereka bisa memaafkan dan menerimaku? Penyesalan itu kian menyiksa, mana kala pernikahan ketigaku tak bahagia. Apakah ini karma, karena telah menelantarkan Uma dan anak-anakku? Sejak bercerai dengan Uma, aku tak pernah menemukan wanita sebaik dia. Andai waktu bisa diulang, aku ingin tetap bersama.
Rumah Tangga
1022.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Peluang Diriku Bahagia [Bahasa Malaysia]

Peluang Diriku Bahagia [Bahasa Malaysia]

Nuuna Mohd
Hun Aqeel — Dikelilingi ahli keluarga yang sangat menyokong kerjayanya sudah memadai baginya. Apabila ditikam kawan baik sendiri yang sanggup bermain cinta dengan kekasih hatinya…punah segala benda untuk percaya orang lain selain ahli keluarga tercinta. Erina Durah — Masuk dalam kehidupan seorang artis yang sedang meningkat naik dengan kejayaan lakonan beliau, dia tumpang bahagia walau dia hanya seorang PA kepada Hun Aqeel. “I bagi you kepercayaan untuk handle segala akaun media sosial I. Jangan buat loklak pulak.” - Hun Aqeel. “Haha relax lah boss. Ya baik saya tak buat onar. Saya jaga penuh tatatertib bos punya Instagram Facebook dan segala benda lah. Tu termasuk hati bos tu.” - Erina Durah. “Aip! Hati hati jangan buat main. Karang jatuh hati kat I padan muka you. I malas layan..” - Hun Aqeel. Dan bila kata kata Hun Aqeel itu terkena batang hidung sendiri… “Be my girl, Erina Durah? I think I dah jatuh hati kat you.” - Hun Aqeel. Dugaan datang tatkala kebahagiaan menyembah mereka berdua. “Please, I want you back! Lupakan Erina. Dia takkan dapat bahagiakan you macam mana kita dulu sayang.” Segala kenangan lampau dia bersama Christina menjelma di fikiran Hun Aqeel. Berbelah bahagi rasa hati. Adakah dia tamak? Erina Durah pun dia mahu! “Lelaki semua sama! Ingat hati aku ni apa. Syok hora horei bila dipermainkan. Benci!!” Hati yang terluka baru saja dirawat. Tapi sudah dikecewakan balik. Tetapi, semudah itukah Erina Durah mahu melepaskan Hun Aqeel kepada Christina? Tidak! Dia akan membuka mata Hun bahawa kenangan Hun bersama Christina sudah lama terkubur. Dia yakin Hun Aqeel adalah takdirnya.
103.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

"Mas, lebih baik kita bercerai saja, kita jalani hidup masing-masing. Dengan begitu kita tidak perlu saling menyakiti lagi," ungkap Siti Latifa pada Harsa Ishara, melalui notifikasi pesanya. Harsa yang tadinya memang ingin mengunjungi keluarga kecilnya di rumah mertuanya itupun, mendapati notifikasi pesan dari Latifa seperti itu segera merealisasikan niatnya, tanpa berkabar terlebih dahulu. Harsa tiba di rumah orang tua Latifa. "Astagfirullah!" ucap Siti Latifa. Siti Latifa menyingkirkan dengan cepat tangan kekar yang melingkar di perut yang memeluknya dari arah belakang tubuhnya. Ia sangat terkejut, kesadaran cepat ia kuasai, sehingga tidak sampai membuat kegaduhan di pagi buta seperti ini, di rumah kedua orang tuanya. "Mas Harsa? Mengapa dia bisa ada disini? Kapan dia datang?" guman Siti Latifa sembari berusaha mengumpulkan kesadaran. Ia lekas beranjak dari posisinya yang kini sudah berubah pada posisi duduk. "Sayang, kamu mau ke mana?" tanya Harsa pelan. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, dan dalam keadaan mata yang nampak masih terpejam, namun, satu lengan Harsa berhasil menahan laju sang pujaan hati untuk tetap berada di posisinya. Harsa berharap, sang istri, Siti Latifa, yang kerap dipanggil Ifa, itu, urung meninggalkannya. Karena, sejujurnya ia masih sangat merindukannya. Dengan memejamkan mata malas, sesaat Latifa berusaha meredam rasa yang sulit diartikan saat ini, akhirnya ia memilih sambil meredam kekesalannya dan masih tetap pada posisinya, duduk di tepi tempat tidur dan urung  hendak beranjak dari tempat tidur tersebut. Ada rasa bercampur aduk dalam hati Siti Latifa saat ini, antara rindu, kesal juga benci, ketika mengingat perlakuan suaminya terdahulu kepadanya. Namun, saat ini tentu bukan waktu yang tepat untuk mendeskripsikannya. Sungguh rasanya Latifa ingin pergi saja menghindari Harsa lebih dulu pada saat ini, jika tidak ingat akan membuat kegaduhan di rumah orang tuanya.
Rumah Tangga
109.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Short Story · Mafia
8.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Suara Hati Adik Remaja

Suara Hati Adik Remaja

Dfarisha
Hilma adalah seorang gadis periang karena keadaan jadi pendiam, polos, dan lugu. Dia mendekatai Mulik, karena Mulik pendiam serta dia juga baru tinggal di kota sama seperti Hilma. Awalnya baik-baik saja, lama-lama mereka memilih teman satu sekolahan dulu. Hilma satu bangku sama Riri, Mulik satu bangku sama Mila. Mila ini punya saudara namanya Hesti tapi beda kelas, terjadilah kesalahpahaman dia, Mila dan Hesti. Dia kenal Tomi dan dodi yang satu saudara beda Sekolah sama mereka, Sekolah khusus agama/madrasah. Hilma mengagumi Tomi pandai dan paham agama.Tomi jadi cuek dengannya, Tomi kenalkan dia sama Dodi saudaranya. Dodi berpacaran dengannya. Riri memberi tahu, Dodi pacaran sama Hesti. Hesti putus juga tetapi malah pacaran sama Tomi yang Hilma kagumi. Dia jadi malu, baru mengenal lelaki, serta paham agama jadi impian nya, karena dia butuh di bimbing. Dulu Hilma berhijab kalau keluar rumah, menjadi lepas hijab, masih remaja yang labil butuh bimbingan bukan cemoohan. Mila saja banyak mengagumi kecerdasannya dan kecantikannya, apalagi saudara nya Hesti. Beda jauh sama Hilma anak bodoh dan suka terlambat. Calon suami Kaka Teri, Ka bambang nama nya ternyata beliau mengenal Tomi dan Dodi. Ka Bambang Guru nya. Hilma yang kesepian tak begitu mempunyai teman banyak sekedar bercerita, mencari pacar malah mereka menghilang. Hilma sedih kenapa tak seberuntung Hesti dan kaka nya. Hilma malas masuk sekolah. Di bujuk wali kelas dia mau masuk sekolah tapi dia malu, tak mau menceritakan kisahny. Dia hanya bilang kecapean saja pulang pergi jalan kaki dan sering terlambat. Pacar baru namanya Joni, kata-katanya manis an rajin ke mesjid. Joni meminta berhubungan awalnya dia menolak karena rayuan nya setelah sukses dia bakal melamar. Ka teri kurang suka karena Joni gemuk menurutnya jelek, kaka nya malu adiknya yang bloon mempunyai pacar gemuk. Ka Teri ingin menjodohkannya dengan Tomi. Tomi mau di jodohkan?? Joni menepati janjinya?
Lainnya
3.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Akala ko Construction Worker yun pala Engineer

Akala ko Construction Worker yun pala Engineer

DwataQeenTeenager
Prologue "Ate pabili ng Candy Piso. " Piso lang? Naku Alam mong bata ka kanina kapa e! Oh ayan wag ka nang babalik ha kung piso lng naman pera mo tsk.--Bulyaw ko sa batang yun nakakaloka na kasi, kanina pa pabalik - balik Sarap hambalusin,Naku Sarap patulan. "Hay Naku Jing! L kokonti Customer natin nito e kapag lagi kang ganyan sa mga bata. Always ka yatang dinudugo kasi parati nalang mainit ang ulo mo. - - Bulyaw din sakin ng pinsan Kong si Bea. " Wala akong paki kung kokonti man ang Benta at least ganun parin sahod ko noh!" "Hystt mapapagalitan tayo ni Madam nito sa ginagawa mo e! Oh ayan may paparating na Customer asikasuhin mo. And Speaking of Which, ang isa rin sa nagpapa-init ng ulo ko, ang Kolokoy na Construction Worker na'to. Bakit ko sya iniinisan? Jusko manliligaw daw kasi! Yuk ang mukang to? Papatol sa kagaya nya? Ew Never! Mahirap na nga ako tapos Mahirap pa Magiging Jowa mo? Apaka Malas ko naman kung ganun dzuh kahit gwapo sya hinding hindi ko sya papatulan I SWEAR period. AT AYUN, Halos araw araw nalang dito bumibili ang Lalaking yun, nakakainis kasi halata namang nagpapansin Ew kadiri. LUMIPAS ang ilang araw ganun parin, Walang pinagbago pero parang may kakaiba sa Lalaking to e! Mahirap na nga, gastos pa ng gastos dzu feeling Rich? "Engineer! Pinapatawag kana sa Office ng Lolo mo! E reveal mo na raw ang Designs mo. Engineer? Whahh Asan yung tinutukoy nyang Engineer? Naku for sure Apaka Gwapo ng isang yun, Engineer na Umiigting ang panga Where na You? Pero teka..niloloko lng yata ako ng kumag na yun e, e nag-iisang nakaupo lng naman dito si Construction Worker. "Pakisabi kay Lolo susunod ako!ha?? Engineer sya? Sya yung Tinutukoy ng lalaki kanina? Panu nangyari yun?
Other
1010.8K viewsCompleted
Read
Add to library
My Vengeful Wife

My Vengeful Wife

Nang dahil sa pagkasawi ng mga magulang na parehong miyembro ng isang secret agency ay tumatak sa isip ni Veron Stacey Santibañez ang isang lihim na paghihiganti sa mga taong pumaslang sa mga mahal niya sa buhay. Upang magawa ang nais na paghihiganti ay pumasok rin siya bilang isang secret agent sa organisasyong pinagsisilbihan ng mga magulang noon. Kailangan niya ang organisasyon at ang mga nalalaman nito para maisagawa ang paghihiganti. Sa mga misyong kinakaharap ni Veron ay makikilala niya si Ynzo Abraham Tolledo. Ang makisig, guwapo, ngunit pinakamalaking malas na nakilala niya sa buong buhay niya. Ito ang lalaki na ubod ng yabang at saksakan ng glue na dikit nang dikit sa kaniya sa lahat ng oras. Hindi niya alam kung trip lang ba siya nitong paglaruan o talagang malakas lang ang sapak nito. Isa lang itong lalaking walang ibang kailangan kundi ang makahanap ng babaeng mapapangasawa dahil kung hindi ay wala raw itong mamanahin mula sa mga magulang ‘pag tuntong nito sa edad na tatlumpu. At sa lahat ng babaeng minamalas ay siya pa ang nakita nitong alukin ng kasal-kasalan para lamang makuha ang ninanais nitong mana. Akala ni Veron ay simpleng bagay lang ang inaalok ni Ynzo. Napag-alaman niyang malaki ang maitutulong ng lalaki upang makuha niya ang hustisyang inaasam-asam niya. Kaya kahit may mahal nang iba ay napilitan pa rin siyang kumapit sa patalim. Pareho naman silang makikinabang ni Ynzo sa kasalang iyon. Ngunit may isa sa mga kondisyon na kanilang napagkasunduan. No feelings attached. Ang lahat ng magaganap mula sa araw ng kasal hanggang sa matapos ang misyon ay walang halong damdamin o pag-ibig. Mapanindigan kaya nila ang pinasok na laro? O pareho silang mapapahamak sa mabilis na bala ng pag-ibig na tatama sa kanila?
Romance
9.910.5K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status