Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati
"Putriku itu cerdas, tapi sedikit nakal, nggak seperti gadis-gadis kalangan atas lainnya! Tapi, ya sudahlah! Dia anakku satu-satunya, tetap saja harus dimanja!"
Tak lama kemudian, seolah-olah hendak memamerkan sesuatu, dia mengulurkan kedua tangannya ke arah Andini dengan penuh semangat. "Lihat, ini cacing tanah yang aku gali untuknya! Tebak, dia mau buat apa?"
Tangan Kirana yang kotor memegang segenggam cacing tanah yang saling menggeliat dan penuh dengan tanah.
Laras yang melihatnya langsung menjerit dan mundur dua langkah. Dia bukan penakut, tapi hanya tidak bisa menahan diri terhadap makhluk-makhluk seperti ini!
Bab Populer