Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Keduanya berbunga-bunga seperti sepasang kekasih yang pertama kali jatuh cinta. “Besok Nara mesti bangun pagi, 'kan? Sekarang tidur dulu yuk, biar nggak telat bangun.” Nara mengangguk. “Iya, Mas. Padahal masih kangen.” “Mas juga masih kangen. Besok aku mesti berangkat pagi, jadi lebih baik kita tidur, ya.” Nara mengangguk. “Have a nice dream ya Sayang, I love you ...muach....”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

"Eh, kutuk apa maksud- mu?!" "Sahabatku Bintang telah menolongmu. Menyembuhkan penyakit kentutmu! Ketika dia dan kami kawan-kawannya dalam kesulitan kau acuh tidak memandang sebelah mata! Dalam waktu tidak terduga kutuk akan jatuh atas dirimu. Penyakit kentutmu akan kembali lagi! Malah lebih parah karena kentutmu akan disertai bau busuk. Malah mungkin disertai kecipirit!" "Apa itu kecipirit?!" tanya Jin Selaksa Angin.
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Pria Tua Kesayangan

Pria Tua Kesayangan

Ini bukan saat yang tepat. “Tidak. Lupakan saja. Mungkin aku sangat menyanyangimu sehingga apa-apa perlu dipastikan.” “Paham, Sayang. Terkadang cinta bisa menggeser pikiran jernih menjadi kotor dan yang positif menjadi negatif. Demikian sebaliknya dari negatif ke positif dan dari kotor menjadi bersih. Kurharap kau yang kebalikannya itu. Selalu berpikiran bersih dan positif.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Tentang Harga Diri

Tentang Harga Diri

tanya Jerry Crowe sambil menatap Nicko dengan angkuh kemudian berkata, “Kau? Memangnya kau pantas untuk melakukannya? Hei seharusnya kau sadar diri! Kau sama sekali tidak pantas untuk menyebut dirimu naga bagaimana kalau hamster saja? Jika kau pikir kau begitu hebat, lantas apa gelar yang pantas untukku? Ataukah aku menjadi naga terhebat sejagat raya?” Nicko menyeringai dan membalas, “Kau? Kau itu lebih cocok disebut cacing semen.” “Cacing semen? Apa maksudmu dengan menyebutku begitu?” Jerry Crowe bertanya sambil mengernyitkan alis. Nicko tertawa sejenak, “Cacing semen adalah sebutan bagi seorang bermental lembek yang ingin sekali menjadi tukang angkut cacing. Begitu saja kau tidak paham?”
9956.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.9K kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Tampilkan Ulasan (239)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
A.Nasya. S
Habis nyelamatkanbsi Mila trus tenggelam deh mila nya....beralih ke cerita yg jauh ntah sampai kapan.... alur cerita nya seperti ini.... sepatah katapun dr si Mila gk di bahas di sini stelah tau gerald super kaya... payah kamu thoorrr....!! asli payah, loncat2 ceritanya !! makin gk jelas....mumet !!
Baca Semua Ulasan
SANTET

SANTET

Hewan-hewan itu semakin banyak berjatuhan, memenuhi tempat tidur dan lantai kamar Ita. Ita berusaha menyingkirkannya dengan menendang dan menyapukan tangannya ke segala arah. Mereka terus bergerak cepat menjalar ke seluruh tubuh Ita. Seonggok cacing dengan ukuran cukup besar dalam jumlah yang banyak jatuh tepat dipangkuannya. Cacing-cacing itu menggeliat membuat Ita merasa jijik. "Nduk! Nduk! Buka pintunya!"
9.27.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Lura bangkit dari duduknya, langkahnya ringan tapi setiap tapaknya seakan mengiris marwah Kuncoro. “Cinta?” ucapnya dengan nada datar, seperti mengulang kata yang menjijikkan. “Kotoran jenis apa itu? Aku mual mendengarnya. Mual.” Ia mendekat, hanya sebatas jarak nafas. “Jika memang itu cinta, maka aku bersyukur tak ikut dalam permainan busuk kalian. Aku bukan barang yang bisa dipajang atau dilelang hanya karena pria itu mencintaiku. Uh… aku menyesal pernah mencintainya. Kalau diingat, rasanya mau muntah.”
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kupu-Kupu Malam

Cinta Suci Kupu-Kupu Malam

Aku seperti daun kering yang tinggal menunggu dihempas angin. "Kalau kamu jatuh, aku akan menjadi rumput yang menangkapmu." "Biarkan saja aku terjatuh, Van." "Aku tidak sanggup membiarkan kamu sendiri, Kenang." "Tapi hidupku sudah hancur yang kepingannya mustahil disatukan lagi." "Aku akan membantumu untuk membuatnya utuh kembali. Aku jatuh cinta sama kamu, Kenang." "Aku sudah tidak suci lagi, Van. Kamu tahu itu."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Romantis, Ace mempertemukan tatapannya yang berbinar-binar pada wajah kesayangan, penggoda kelas menengah yang mengistirahatkan rasa cemburu dengan lucu. “Burung dan jangkrik, pemenangnya tetap pemangsa di rantai makanan.” -next-
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sekar menyentuh bulu kelinci dan berkata, "Apa kamu tidak ingin membuat lebih banyak bayi kelinci? Kembalilah lebih awal dan istirahatlah yang baik." "Nona Sekar..." Monster Kelinci dipenuhi dengan rasa terima kasih. Dia menggosok hidungnya, kemudian kelinci berseru, "Nona Sekar, apa nona suka kelinci kecil? Bayi yang baru lahir. Bagaimana jika aku memberikan beberapa milik bayi milikku kepada Anda setelah mereka lahir?" Ini cara mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus baginya, kelinci dianggap berjanji untuk menjadikan anaknya sebagai hadiah. "Tidak perlu." Sekar menggelengkan kepalanya dan melanjutkan, "Aku suka makan kelinci, tapi tidak memeliharanya dan merawat kelinci-kelinci!"
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Saka tersenyum, tapi bukan senyuman manis. "Kalian tahu, jika saat ini aku sudah memberi anggapan pada kalian. Aku menganggap jika kalian adalah serangga. Serangga berbisa. Yang kapan waktu bisa saja menggigitku. Lalu, mencoba lagi untuk menggigitku. Dan Aku ingin, rumah ini bersih dari serangga." Mereka menoleh, ketika Saka melemparkan sebuah amplop coklat yang nampak tebal ke atas meja.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai si cacing dan kotoran kesayangannya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status