Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Bukan) Sepupu Idaman

(Bukan) Sepupu Idaman

Setelah tahu siapa yang berbicara, ia merotasikan bola matanya tanpa bersuara. "Kalau lo kayak gitu dan dapat uang baru gue bangga, mungkin," lanjut orang itu. "Lo bisa diem gak? Gue gak pernah lagi ganggu kehidupan lo tapi kenapa lo malah ganggu gue, ha?" Kesal, itulah yang dirasakan oleh penulis puisi tadi. Lawan bicaranya tersenyum sinis, merendahkan sang penulis. "Udah deh, gue saranin sih buat lo berhenti aja. Masa depan lo itu suram sama kayak masa lalu lo. Suram! Buat apa juga lo nulis-nulis puisi gitu? Gak jelas!"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai sinonim puisi
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

"Aku menemukan puisi ini di kamarmu ketika pagi itu kudapati kamarmu telah kosong, dan remasan kertas yang mungkin kau kira telah terbuang ke tempat sampah ternyata meleset ini kutemukan." "Nyanyian Rindu." ucapnya menirukan judul puisi yang beberapa hari lalu kutulis. "Puisi ini dengan jelas menunjukkan perasaanmu. Kamu mengira aku telah menikah dengan Ning Adiba." Ia sedikit terkekeh. Lalu ia membaca salah satu baitnya. Berpuluh-puluh musim telah berganti Nyanyian katak telah berganti ocehan prenjak di pagi hari
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai sinonim puisi
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan. Banyak yang percaya puisi Saram adalah semacam kode metafisik—seperti mantra yang tak disengaja, menghubungkan dunia nyata dengan kemungkinan yang tersembunyi. Ada yang bilang dia menulis dalam “Aksara Lapis Ketiga,” yakni jenis tulisan yang terbaca berbeda oleh setiap orang tergantung luka atau harapan yang mereka bawa.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai sinonim puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status