Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

tanya Naomi. Vino terkekeh tanpa menghentikan permainannya. Ya, jika dipikirkan not balok itu memang seperti taoge berbaris. Tapi, biasanya orang akan berpikir itu seperti semut berbaris. "Bukankah kamu seharusnya bisa?" "Aku bisa tapi malas memeras otak untuk mentraslate tauoge menjadi musik." "Pemalas." gerutu Vino. Lagu pertama berakhir dengan beberapa nada panjang yang perlahan menghilang. Naomi langsung bertepuk tangan kecil.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Hatinya tidak pernah ingin utuh, harus dicampur logika yang akan menuntunnya pada kebenaran. Dengan motor kawasaki klx 250 Abbian membonceng Rine. Sementara Nissa kembali menunggu jemputan di tempat satpam. Abbian yang usil mengambil tangan Rine agar memeluk perutnya yang tanpa lemak. Cewek yang dibonceng olehnya merasa risi sehingga tidak segan menampar perut Abbian. Keduanya tertawa lepas, Rine pun berbicara dengan sedikit keras, “Bi, mau es cendol, enggak?” “Ayo, beli. Nanti di depan sana ada yang jual.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

"Jangan bersikap rendah hati, Kak." Tidak mungkin orang-orang itu membiarkan Arjuna pergi begitu saja. Mereka harus melihat Arjuna mempermalukan diri. "Bagaimana kalau ...." kata Shaka. "Kamu bacakan puisi yang kamu tulis untuk Festival Musim Semi?" "Paman Shaka ...." Arjuna tampak malu. "Ingatanku buruk, apa yang aku tulis ya?" Arjuna mengingatnya cukup lama sebelum mulai berkata, "Bait kedua: Melihat masa kini, rumah besar, istri cantik, penuh kebahagiaan. Bait pertamanya ...."
9.3429.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.3K kali sebagai puisi bucin bikin baper
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Membuat Anita hampir tak percaya. Perasaan Anita bercampur, antara bingung dan senang. Perubahan sikap Sagara masih saja membuatnya terkejut. “Em... Di sini saya mau membacakan sebuah puisi, karangan Pena Langit dengan judul Orang Asing. Maaf sebelumnya kalau bukan karya saya sendiri. Karena saya tidak pandai membuat puisi," terang Sagara sambil tersenyum canggung.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Bucin Cinta Tanpa Pamrih Raung-raung memuji Aksaramu lebur membaur dalam diksi Cintaku putih kasih tak ternodai Berharap angan, memaksa enggan Kalaulah Tuan bertitah menggapai bintang Kuambil, meski harus merayu Tuhan Kalau Tuan meminta awan Usahaku jangan remehkan Kalau Tuan meminta cinta Kutahu, pasti Tuan sedang bercanda Ha Ha Ha Ha Ha Kusudah gila Gila menggila tergila-gila Gilalah gila semakin gila padamu Tuan berwajah surya
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Meski sakit dan buatku patah Sekarang aku memilih menepi Dari hingar bingar dunia literasi Pulihkan batin dan hati meski sendiri Hingga nanti raga sanggup berdiri kembali Gerimis di bumiku, 26 Oktober 2022' Arista merekahkan lesung pipi membaca rangkaian empat bait berbentuk puisi. Entah puisi atau bukan, ia baru sadar kalau jemarinya mampu membuat kata-kata seperti itu. Apalagi ini adalah pertama kali. Ia baru sadar kalau keadaan hati cukup berpengaruh dalam menulis apa pun. Mungkin karena ini setiap cerita yang ia buat mendapat cukup banyak apresiasi dari pembaca.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

"Dulu aku suka membuat puisi. Lalu diam-diam menyelipkannya di laci mejamu saat kelasmu sudah kosong sepulang sekolah. Aku hampir setiap hari melakukannya. Jadi Jihan bagian mengamati situasi kalau-kalau ada siswa yang lewat kelasmu. Itu konyol sekali." "Puisi? Itu buatanmu? Sungguh buatanmu?" tanya Bian dengan wajah serius tiba-tiba. "Ya. Aku membuat puisi dengan judul bertema alam. Ada bulan, awan, bintang, hujan, pohon, laut, dan sebagainya. Aku letakkan di bawah laci mejamu." "Kal, kau tidak berbohong, kan?" Ada nada mendesak di sana.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

Atau jika tidak berhasil cara yang sudah ia tata dengan persiapan yang sangat matang itu akan gagal. "Saya pulang dulu, awas jangan mikirin saya!" Batara melajukan motornya menyisakan asap yang bau peremen karet terisap oleh Syaila. "Geer banget. Bapak-bapak satu kenapa, ya? Ni pasti seneng karena besok mau beli PS baru," gumam Syaila. Tidak lama setelahnya, Syaila kembali naik ke lantai dua meniju rumahnya.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai puisi bucin bikin baper
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status