Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Suamiku, sang CEO, selalu mengira aku ini perempuan matre. Setiap kali pergi menemani cinta pertama yang depresinya kambuh, dia akan membelikanku satu tas Hermes edisi terbatas. Setengah tahun kami menikah, ruang wardrobe penuh sesak dengan tas-tas mahal. Sampai ketika tas yang ke-sembilan puluh sembilan kuterima, dia menyadari perubahan sikapku yang tiba-tiba. Aku tak lagi menangis histeris setiap kali dia pergi menemani wanita itu. Aku tak lagi menerjang hujan badai hanya karena satu kalimat, “Aku ingin bertemu denganmu.” Yang kupinta darinya hanyalah sebuah jimat pelindung untuk anak kami yang belum lahir. Saat kata “anak” terucap dari bibirku, tatapan Andika Kesuma sedikit melunak. “Kalau kondisi Olivia sudah membaik, aku temani kamu periksa kehamilan ke rumah sakit.” Aku hanya mengangguk dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari lalu… aku sudah kehilangan anak itu. Ya, aku keguguran. Antara aku dan dia kini… hanya tersisa selembar surat cerai yang menunggu untuk ditandatangani.
Baca
Tambahkan
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ... gila. Sudah hentikan isak tangismu itu, terdengar bos bisa dipecat nanti. Lagian dunia juga belum kiamat kan jika kamu tidak bersamanya."
Romansa
1057.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Jangan Salahkan Aku Pergi

Jangan Salahkan Aku Pergi

Merrisa Amalia tak pernah menyangka jika tepat di hari pernikahannya, dia akan mendapatkan sebuah kejutan yang begitu mencengangkan. Di malam setelah dia menyerahkan kesuciannya, Mer mengetahui tentang suatu kebenaran. Adi, sang suami ternyata sudah memiliki istri dan juga anak. Kira-kira, bagaimana kelanjutannya? Yuk kepoin kisahnya.
Romansa
1015.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Setelah Hendra kembali, aku melihat kolom voting di internet: [Setelah seorang pria berselingkuh, biasanya lebih merasa bersalah pada istrinya atau kekasihnya?] Yang memilih kekasih mencapai 99% suara. Aku berbalik dan bertanya pada Hendra, "Apa kamu juga merasa gitu?" Hendra meletakkan bukunya dan menatapku dengan ekspresi acuh tak acuh bercampur lelah. "Caroline, aku sudah kembali." "Kamu mau apa lagi?"
Baca
Tambahkan
TERPAKSA AKU PERGI,MAS

TERPAKSA AKU PERGI,MAS

Minah harus hidup di lingkungan keluarga suami yang sangat toxic. Dia harus berjuang untuk bisa beradaptasi dengan keluarga suaminya. Diperlakukan seperti pembantu dan menerima kenyataan kalau suami dan iparnya sangat pelit. Bahkan suaminya yang suka selingkuh dan main judi serta tukang mabuk Hingga dia harus jatuh bangun untuk bisa menghidupi kedua anaknya di kampung suami. Keluarga Minah sudah tidak peduli dengan keadaannya ketika dia memutuskan untuk ikut dengan suami. Saudara Minah tidak suka dengan sifat Dani yang sangat arogan. Hingga mereka tidak ada yang memberikan bantuan pada Minah. Ikuti kisah sedih Minah demi ikut dengan suaminya dan hidup dengan kakak iparnya yang sangat pelit dan sombong.
Rumah Tangga
104.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Aku dan suamiku, Samuel Yeris, bagaikan dua bintang di unit luka bakar, ketika terjadi kebakaran hutan di provinsi tetangga, dia yang baru saja menyelesaikan operasi beruntun dan aku tanpa ragu pergi menggantikan untuk menjadi sukarelawan. Namun, pada hari ketika aku kembali ke rumah sakit, gempa bumi terjadi, aku bergegas ke departemennya tanpa ragu, namun malah melihat adik seperguruanku meringkuk dalam pelukannya, hanya mengenakan jas lab putih. Aku berdiri di sana tertegun seperti tersambar petir, sementara dia menahan luka Clara Lindaw dan berteriak kepadaku, “Cepat kemari dan selamatkan dia! Apa kamu tidak akan menolongnya hanya karena masalah sepele seperti itu?” Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat. Namun, ketika aku akhirnya sampai di lantai 30, ibuku yang sangat aku rindukan sudah meninggal dunia.
Baca
Tambahkan
Ketika Istri Billionaire Pergi

Ketika Istri Billionaire Pergi

"Mari kita bercerai!" Melisa sudah lelah tak dianggap hanya karena kondisinya yang cacat. Padahal, itu bukan kehendaknya. "Beraninya, kamu mengatakan itu? Sampai kapan pun, aku tak akan melepaskanmu!"
Rumah Tangga
926.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

Jingga Rinjani
Aku pulang setelah dua bulan berada di luar negeri. Tanpa memberitahu orang rumah, aku datang secara diam-diam bermaksud memberikan kejutan. Namun, bukannya memberi kejutan, justru aku lah yang menerima kejutan itu. Ya, kejutan atas perlakuan istri pada ibuku sendiri!
Rumah Tangga
1012.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

“Aku pulang, Ricardo. Tapi bukan untukmu. Bukan lagi untuk luka yang kau tanamkan.” Erika percaya cinta bisa bertahan, bahkan saat jarak memisahkan. Tapi ternyata, yang hancur bukan hanya jarak—melainkan kepercayaannya. Dikhianati, ditinggalkan, dan dihancurkan oleh pria yang ia anggap rumah, Erika pergi jauh untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Di tempat asing yang sunyi, hadir seorang pria dingin yang diam-diam menjaganya—Asraf. Tapi saat hatinya mulai tenang, masa lalu kembali. Apakah pulang berarti kembali? Atau pulang berarti memilih tempat baru untuk hidup tanpa luka yang sama?
Romansa
292 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bawa Anak Lelakimu Pulang, Bu.

Bawa Anak Lelakimu Pulang, Bu.

Kata tetangga, aku adalah wanita paling beruntung menikah dengan Bayu--anak Bu Menik. Gaji full diberikan oleh suamiku. Mertua juga selalu berkata aku adalah menantu kesayangannya. Selain itu, Mertua juga hanya minta beras lima kilo setiap bulan. Tak pernah lebih. Semua dijadikan alasan untuk aku agar selalu bersyukur tanpa ada yang tahu beban berat yang aku tanggung. Itu juga yang digunakan untuk merendahkanku hanya karena belum melahirkan anak. Jadi, tanpa perasaan memberi saran agar suamiku menikahi wanita yang bisa memberinya anak. Jika begitu, tidak salah kan jika aku minta mertuaku membawa pulang anak lelakinya? Biar wanita yang tidak sempurna ini menyerah dan kalah saja!
Rumah Tangga
1061.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
34567
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status