Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dilema

Dilema

tanya Thania bertubi-tubi. "Gue kemarin ke Bandung jengukin sepupu gue, kalau soal balas pesan ama gak ngangkat telp, maaf gue sengaja matiin handphone gue seharian," jawab Dicky. "Lo tau gak? Gue khawatir banget ama lo, karena kata Levin, dia bakal ngabisin lo Dicky, gue gak mau lo kenapa-napa karena Levin, karena gue gak mau kehilangan lo, gue gak mau kehilangan--"
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Diabaikan Berujung Penyesalan

Diabaikan Berujung Penyesalan

POV Vincent: Aku merasakan kelegaan aneh di dadaku, seolah-olah aku melupakan sesuatu yang penting, atau kehilangan sesuatu yang penting. Sebenarnya, perasaan itu sudah muncul sejak hari aku meninggalkan rumah. Sekarang, rasanya semakin kuat dari detik ke detik, hampir membakar dadaku. Apakah sesuatu terjadi di vila? Apakah sesuatu terjadi pada Isabel?
38.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

Untungnya juga, Villa yang ditinggali ia bersama dengan Kevin berada cukup jauh dari pemukiman warga, jadi jelas ia masih bisa bersembunyi tanpa ketahuan oleh siapapun. Baru saja sampai setengah jalan untuk pulang, Ranti mendapati Kevin yang tengah berlarian menuruni bukit dan menghampirinya. Dengan cekatan pula, pemuda itu menarik lengan Ranti untuk ikut melarikan diri dengannya lagi. Ranti yang tak sempat bertanya hanya menuruti saja, bahkan ia tidak sadar telah melewati Bian yang kebingungan menatap kearah mereka. Tak berada beberapa jauh dari tempatnya berdiri, Bian melihat jika ada beberapa orang berjaskan hitam seperti sedang mencari-cari akan sesuatu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Cliche

Cliche

"Ya, ya, ya. Aku paham. Satu-satunya cara kamu harus bekerja di sana." "Itu pun mustahil karena ijazahku," timpalku. "Tunggu ..., sepertinya ...." Chin-Hae tak melanjutkan kalimatnya seraya mencerna pikiran. Beberapa saat kemudian, ia mengeluarkan ponsel. "Orang ini dulu pernah menawariku bekerja di Byeoul. Sama sepertimu, aku pun menolak karena alasan ijazah. Tapi dia mengatakan ijazah tidak menjadi soal. Tetap saja aku tidak percaya, dan menganggap ucapannya hanyalah bualan orang mabuk. Apalagi aku masih merasa nyaman dengan pekerjaanku." Chin-Hae menunjukkan nomor ponsel. "Aku tidak mengenalnya. Saat itu kami berbincang di nightclub."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

tanya dinar "kalau menurutku tidak apa-apa juga seperti itu tapi kita harus memberi sesuatu seperti pintu agar bisa bdibuka tutup, jika tidak digunakan pintu akan ditutup untuk menghalangi apapun " ungkap wakil dion memberikan saran
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Aagghhh! ***
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Dan yang membuat aku harus menelan ludah Ega membeli hoodie karakter Micki Mouse. "Kenapa harus couple-an sih, Ga?" tegurku begitu kami ke luar toko. "Kamu pikir aku suka pake baju beginian?" sahut Ega malas. "Sini!" Dia merebut tas kertas berisi baju basah pemberian Ghani. Dengan santainya Ega melempar tas itu beserta isinya ke tong sampah. "Kenapa dibuang, Ga? Sayang ... itu kan masih baru." Aku berlari menuju tempat sampah itu. Lalu memandangi dress yang sudah teronggok di tong sampah itu dengan sedih.
1058.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Yang jadi masalah itu, dia sengaja menghinaku dengan mengatakan aku ini laki-laki plin plan dan munafik. Karena nggak tahan, akhirnya kurebut telfon Dita yang masih menyala itu, lalu mematikan panggilan secara sepihak. Dita tak terima, merebut kembali ponselnya. Hingga aku tidak melihat di depanku ada truk tronton yang berhenti mendadak. Dan Duar! Semua menjadi gelap. Bersambung ....
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Itu cuma diksi yang kamu pilih. Aku nggak peduli. Karena aku tahu kamu care kok. Tanpa sadar kamu sudah tunjukkan itu.” “Aku nggak sayang mereka!” “Benci dan cinta itu beda tipis. Sekarang biarin aja begitu. Kita menjauh dari orang-orang yang toxic. Mungkin masih perlu waktu bagi kamu untuk sampai di titik yang kamu mau. Dan kita nggak pernah tahu, titik itu di mana dan seperti apa. Mungkin juga titik itu nggak akan ada. Tapi yang pasti keberadaan mereka pasti jadi pelajaran buat kita. Kita akan memasuki dunia yang baru, seperti dunia yang selama ini mereka huni. Dan dari pengalaman ini, kita dari awal sudah putuskan untuk nggak ikut jalan yang sudah mereka lalui. Dengan begitu, keberadaan
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Sudah sepantasnya gitu, Jen. Kamu harus cerita apapun ke aku dan begitu juga aku.” Siang itu kami menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang mengenai kenangan kami di Melbourne. Hal yang paling Jen ingat adalah aku selalu main Final Fantasy dengan Bill, Joy, dan Kevin sampai mama marah-marah padaku. Aku pun hanya bisa tertawa mendengarnya. Aku juga ingat ketika kita main ice skating bersama dan Jen jatuh. Akhirnya Jen pun harus mengalami patah tulang. Terkadang kenangan itu bukan untuk dilupakan namun untuk tetap dikenang. Dan, begitu pun dengan Melbourne. Melbourne akan tetap kukenang meskipun aku sudah sangat jauh dari Melbourne. *Straya: Straya adalah Australian slang untuk 'Australia.'
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai ditched
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status