Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Tubuhnya sudah agak pegal karena terlalu berada di pose yang sama selama beberapa waktu. Sambil tersenyum, Angga menganggukan kepala. “Aku belum mewarnainya, jadi ini baru sketsa saja,” katanya lalu membalik kanvas yang dia kerjakan. Riri kontan langsung terkesima melihat dirinya telah digambar dengan sangat cantik dalam sketsa tersebut bahkan posenya pun terlihat sempurna.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sketsa anime couple simple
Baca
+Pustaka
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Dia ikut mempercepat langkahnya sebelum Kaito kembali menanyainya macam-macam. Tiba di Ruang Kesenian, mereka diminta oleh Misaki-Sensei segera menyiapkan buku sketsa masing-masing. Hari itu Misaki-Sensei meminta mereka untuk membuat kelompok yang masing-masing terdiri dari dua orang dan saling menggambar anggota kelompok mereka secara bergantian. Tangan Izumi bergerak pelan, menggoreskan pensilnya di atas lembaran sketsanya. Sesekali pemuda itu mengerutkan kening, karena kesulitan membuat sketsa Kaito yang menjadi partnernya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai sketsa anime couple simple
Baca
+Pustaka
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

“Aku juga menyukaimu, Svaha.” “Hm…” “Hm…” Svaha menggaruk pelipisnya karena salah tingkah. “Sepertinya ada yang mengungkapkan perasaannya waktu itu.” Arkana meraih kertas dari tangan Svaha, kemudian meneliti sketsa yang ia buat. “Ini sketsa wajahku, lihat jepit rambut ini. Ini jepit rambut kesayanganku.” Kali ini Svaha yang kelabakan. “Aku masih sangat kecil waktu itu.” Berusaha meniru cara Arkana membela diri—tidak menghasilkan apapun. Selain bara api yang berpendar dalam cakra manipura.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai sketsa anime couple simple
Baca
+Pustaka
Suami Idaman

Suami Idaman

Elvano langsung menoleh, menutup laptopnya begitu mendengar nada suara Aya yang tidak biasa. Aya menyodorkan kertas yang dia bawa. “Aku bikin ini tadi siang…” Elvano menerimanya, membuka perlahan. Di dalamnya ada... gambar. Sketsa tangan. Canggung, tidak terlalu bagus, tapi jelas menggambarkan dua sosok: seorang perempuan dengan tangan terlipat di dada dan ekspresi galak, berdiri di sebelah pria dengan senyum lebar, memegang bunga matahari.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai sketsa anime couple simple
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status