Sidekick
Mensejajarkan langkahnya yang kecil-kecil, dia ikut berjalan menuju ke toilet.
“Gitu tuh, kalau pawangnya nggak ada,” celetuk Nana.
“Pawang? Lo kata uler?” timpal gue berbisik.
“Hahaha, nggak usah bisik-bisik. Kelakuan bos lo itu udah jadi hal biasa di sini. Jadi, tetap semangat ya!” ledek Nana.
“Na, kok nggak ada yang melerai sih?” tanya gue. “Bukannya itu udah masuk tindakan harassment ya?”
Hot Chapters