Dosenku, Musuhku, Suamiku
“Selamat malam, hadirin sekalian. Malam ini adalah malam yang sangat berarti bagi saya, bagi keluarga, dan bagi perusahaan yang kita bangun bersama. Bertahun-tahun lalu, perusahaan ini berdiri dari keringat, doa, dan kerja keras yang tidak mudah.”
Vivi menunduk sopan, sesekali mencuri pandang ke arah Giorgio yang duduk tenang, ekspresi wajahnya nyaris tak terbaca. Sementara itu, Pak Adrian tampak bangga menyimak sambutan.
Bab Populer