Lembaran Baru Kisahku Dimulai
Sehari sebelum pernikahan, sesuai adat Keluarga Ladi, calon pengantin perempuan harus kembali ke rumah lama untuk bersembahyang di aula leluhur.
Aku sudah memutuskan membatalkan pernikahan, tetapi orang tua Keluarga Ladi selalu sangat baik padaku, dan Bunda Nena adalah sahabat ibuku. Masalah sebesar ini tetap harus kusampaikan sendiri.
Bunda Nena menggenggam tanganku, kebahagiaan hampir meluap di wajahnya. "Anak baik, sejak dulu aku selalu berharap punya putri kayak kamu. Besok akhirnya bisa terwujud."