Rayuan Maut Para Tetanggaku
Yang berdiri di sini sekarang adalah Bima Perwira, seorang pengusaha muda yang sukses, seorang anak yang berbakti, seorang kakak yang protektif, dan seorang suami yang mencintai istrinya dengan tulus.
Kami berdiri bersama di depan jendela, menatap matahari yang perlahan naik di atas belantara beton Jakarta. Kota ini telah menjadi saksi bisu kejatuhanku, perjuanganku, hingga kemenanganku. Dan di bawah langit Sudirman yang mulai terang, aku berjanji dalam hati untuk menjaga cahaya ini agar tidak pernah redup lagi.