Kultivator Inti Semesta
Kilau cahaya yang mengalir bagai riak tak berujung itu berbaur dengan aliran energi ilahi di tubuhnya, menimbulkan getaran halus yang seakan menembus dinding kesadaran.
Persepsinya pertama-tama tertuju pada bumi. Ia bisa merasakan struktur lapisan dalam yang tersusun atas kerak, mantel, hingga inti planet. Dalam pandangannya, kerak bumi tidak lagi berupa tanah keras semata, melainkan jaringan berlapis yang membawa catatan waktu. Ia memahami bagaimana tekanan yang terus menekan mineral di dalamnya menghasilkan logam cair yang berputar, menciptakan medan magnet raksasa yang melindungi kehidupan di permukaan. Getaran itu membuatnya mampu menelusuri retakan kecil yang menjalar di kerak, aliran m
Hot Chapters