Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love of My Life

Love of My Life

Pandan Wangi Aditama Perkasa--designer lulusan Parson, The New School For Design, melamar pekerjaan sebagai OG di PT. INTI GRAHA ANUGRAH, demi sebuah misi khusus. Untuk mencari tahu siapa penghianat yang akhir-akhir ini melakukan switch dengan ADITAMA GROUP. Perusahan properti milik keluarga besarnya. Di tengah-tengah misi yang sedang dijalankannya, Denver Delacroix Bimantara--teman sekaligus musuh masa kecilnya, muncul sebagai sahabat baik sang atasan, sekaligus diduga sebagai sang penghianat. Dalam situasi yang rumit dan serba terjepit, mampukah Pandan menyelesaikan misinya? Sementara akibat kekeraskepalaan dan harga dirinya, ia kini telah berbadan dua. Bagaimana kisah mengharu biru Pandan berjuang mempertahankan kelangsungan perusahaan keluarganya? Dan bagaimana pula akhir kisah asmaranya, yang selalu saja berlabuh pada orang yang salah? "Walaupun cinta gue selalu nyasar dan tersesat di hati orang yang salah, tapi kali ini gue yakin kalau cinta gue akan berhenti di titik yang benar. Soalnya hati gue, udah gue unduh pakai aplikasi waz*." -Pandan Wangi Aditama Perkasa- "Ngapain susah-susah nyari cinta, kalau yang sudah teruji ketahanannya dari segala sisi sudah ada di depan mata? Cinta gue itu kayak batere jadul kucing hitam disambar petir. Kuat dan tahan lama. Percayalah!" -Denver Delacroix Bimantara-
Romansa
9.821.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
Baca
Tambahkan
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
Baca
Tambahkan
Aku Bukan Gadis

Aku Bukan Gadis

Dewi Astarina Sirait
Arisha yang di kenal orang sebagai anak dari ustad Henry terpaksa harus menikah dengan seorang pria yang tak di kenalinya. Semuanya berawal dari Burhan yang menyaksikan keduanya tengah berada di gudang pesantren di malam hari. Baju yang di pakai Arisha tampak sobek. Hal itu semakin menyakinkan Burhan bahwa kedua sudah bervuat maksiat. Mereka di paksa menikah karena tuduhan itu. Keduanya sama sama acuh pada pernikahaanya. Arisha yang ternyata diam diam menyukai salah satu ustad yang mengajar di pesantren milik abinya sedangkan Ziko yang masih mencintai masa lalunya. Mengingat statusnya yang sudah tidak lajang kagi. Ziko berusaha untuk mengambil hati istrinya dan melaksanakan kewajibanya sebagai seorang suami namun, Arisha tetap saja mengabaikanta dan semakin berusaha mendekati Daffa. Ziko semakin lelah di buatnya dan ia memutuskan untuk kembali pada mantan pacarnya. Daffa sedikit pun tidak membukakan hatinya pada wanita yang mengejar ngejar. Ia lebih memilih menikah pada gadis yang ditemuinya di suatu tempat. Hal itu membuat Arisha sakit hati berkepanjangan. Ia kehilangan suaminya tapi, ia juga tidak mendapatkan Daffa hingga akhirnya ia memutuskan untuk melepas hijabnya dan sifat aslinya semakin terlihat dari wanita ini jika, ia bukanlah seorang gadis yang baik.
Rumah Tangga
1.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Aku adalah seorang anak yang berasal dari kampung kumuh yang jatuh cinta pada Damon Vindaya, bos mafia yang paling ditakuti di Kota Yana. Selama lima tahun, aku adalah miliknya. Aku menahan sembilan peluru demi dia. Dia akan mencium bekas lukaku saat aku berdarah dan hampir mati untuknya, memelukku erat, dan mengalungkan kalung ratu di leherku. Kemudian, begitu aku pulih, dia akan meniduriku sampai aku kehilangan kesadaran, dengan gairah yang terasa seolah-olah tak akan pernah berakhir. Aku pikir kami akan menghabiskan hidup bersama. Aku pikir dia akan menikahiku. Namun, pada malam kebersamaan kami yang ke-999, dia mengatakan bahwa dia telah bertunangan dengan Bianca, seorang putri mafia dari keluarga rival. Aku menahan air mataku. Dia hanya mencengkeram daguku, mengembuskan asap rokok ke wajahku, lalu tertawa. "Kamu nggak benar-benar berpikir bisa menikah denganku, 'kan, Nora? Mari kita luruskan saja. Kamu itu cuma kuanggap sebagai alat pemuas nafsuku saja, bukan pasangan. Kamu adalah karya seni yang aku koleksi, hewan peliharaan yang aku miliki." Hewan peliharaan. Itu saja yang pernah dia inginkan dariku. Sebagai gantinya, aku pun mengambil ponsel sekali pakai dan mengirim pesan. [ Aku terima tawaranmu. Tiga hari. Keluarkan aku dari Kota Yana. ]
Cerita Pendek · Mafia
4.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Pada hari terjadi kebakaran di vila, suamiku mengunci pintu kamar demi menyelamatkan anjing poodle cinta pertamanya. Dari balik pintu, aku memegangi perutku yang hamil sambil memohon padanya untuk membuka pintu. Asap yang tebal membuatku kesulitan bernapas. Jerry mencibir dari balik pintu, "Anjing Andini juga punya nyawa! Kamu kan kuat. Meski hirup asap juga nggak akan mati! Jangan coba-coba pakai anak sebagai cara licik untuk rebut perhatian!" Kemudian, dia berbalik dan pergi bersama anjing itu. Dia juga sangat perhatian dan menutupi hidung anjing itu dengan handuk basah. Selama tiga tahun pernikahan, aku selalu merahasiakan identitasku dari Jerry. Aku berbohong bahwa bisnisku adalah mengurus jenazah, dan keluargaku sangat miskin. Sebab, aku takut membuatnya ketakutan setengah mati. Ayahku adalah kremator terkenal, ibuku adalah penata rias jenazah narapidana hukuman mati, sedangkan kakak laki-lakiku bahkan lebih ekstrem lagi. Hobi terbesarnya adalah mengumpulkan tulang manusia. Mereka memiliki koneksi di dunia legal dan ilegal. Saat api menjilat ujung rokku, aku mengirim pesan suara kepada keluargaku. "Ayah, Jerry bilang, dia mau rasakan apa arti sebenarnya dari 'nggak bisa mati'." Setelah pesan itu terkirim, nasib Jerry dan cinta pertamanya telah ditakdirkan untuk lebih hancur dari abu di krematorium.
Baca
Tambahkan
GODAAN CANTIKNYA PELAKOR

GODAAN CANTIKNYA PELAKOR

Embun Manis
"Kamu mencintainya Mas?" Suamiku mengangguk ragu. Hatiku sakit, ia pasti tahu itu. ia memegangiku erat seolah ingin aku kuat untuk mengerti. ia terus memegangi tanganku erat tidak ingin aku pergi. Bangsat kamu, Mas! Kamu kira terbuat dari apa hatiku? Dari karet? Bisa kau kunyah lalu kau bentuk jadi bola kemudian kamu kunyah lagi? Enak saja! “Bagaimana jika aku tidak menerima keputusanmu untuk membuka hati untuk wanita lain?” tanyaku pilu namun mungkin lelaki di depanku sudah terlanjur berambisi. “Aku ingin kamu tenang dulu, Sayangku. Dia tidak akan mengubah apapun tentang hidup kita terutama rasa cintaku padamu. Cuih, ingin muntah aku melihat bola matanya yang berkaca-kaca penuh harapan. “Ibuku juga sangat menyupport keputusanku ini, Jane. Ia malah tidak akan membiarkan kami mengadakan resepsi pernikahan jika kamu tidak ikut berpartisipasi dalam pesta itu. aku akan pastikan bahwa gaun dan perhiasan yang kau pakai akan jauh lebih mahal darinya. “Tunggu.. tunggu.. jadi kamu mengatakan semuan ini buka karena ingin meminta ijin padaku? Tapi hanya ingin memberiatahuku” Tanya geram. Gila! Sudahlah kepalaku serasa akan meledak mendengar pengakuannya tentang pelakor itu kini ternyata Ibu Suri, mertuaku tercinta ikut menjadi tim sukses dan parahnya seolah memaksa aku harus memeriahkan acara pernikahan sialan itu. Dasar psikopat! Fix, Mereka semua tidak waras.
Rumah Tangga
2.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Aku meninggal di hari aku memenangkan Penghargaan Doktor Medis Global. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak laki-laki, dan tunanganku baru saja pulang dari pesta ulang tahun ke-16 adik perempuanku. Ketika adikku mengunggah foto keluarga kami saat merayakan ulang tahunnya di media sosial, aku sedang terbaring di ruang bawah tanah yang tertutup rapat dan berlumuran darah. Aku mencoba menggunakan lidahku untuk menggeser layar ponsel dan meminta bantuan. Di antara kontak darurat, hanya tunanganku yang menjawab panggilanku. Artinya orang tua dan kakakku telah memblokir nomorku. Begitu telepon diangkat, tunanganku hanya mengucapkan satu kalimat, “Karin, pesta ulang tahun Lina yang ke-16 itu sangat penting. Jangan pakai alasan nggak masuk akal untuk cari perhatian kami dan bersikap manja lagi!” Dia menutup telepon dan memutus harapan terakhirku untuk bertahan hidup. Jantungku berhenti berdetak karena nada sibuk telepon. Ini adalah ke-100 kalinya mereka memilih adikku, ke-100 kalinya mereka mengabaikanku, mengecewakanku, dan ini juga yang terakhir. Aku terbaring di dalam genangan darahku sendiri, merasakan napasku perlahan berhenti. Mereka mengira aku kabur dari rumah lagi sebagai alasan untuk melampiaskan ketidakpuasanku. Mereka pikir bahwa selama mereka memberiku pelajaran, aku akan kembali dengan patuh seperti 99 kali sebelumnya. Sayangnya, itu tidak akan terjadi kali ini. Karena aku tidak pernah meninggalkan rumah, aku terus terbaring di ruang bawah tanah rumahku.
Baca
Tambahkan
Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Setelah didorong oleh cinta pertama suamiku dari tangga, aku mengalami keguguran anak kedua dan akhirnya mati di sudut tangga rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan. Menjelang ajal, putraku yang berusia enam tahun menangis sambil memohon pada ayahnya untuk menyelamatkanku. Untuk pertama kalinya, Ridwan hanya mencibir. "Sekarang ibumu pintar ya, pakai anak untuk berlagak pura-pura menyedihkan demi menipuku." Setelah itu, dia malah menepis tangan anakku dan pergi tanpa belas kasihan sedikit pun. Kedua kalinya, anakku mengatakan aku terus mengeluarkan banyak darah. Ridwan hanya berkata dengan jengkel, "Jangan berlebihan, cuma keguguran saja, bukan masalah besar. Dia itu memang paling manja!" Ridwan bahkan mengusir anakku, lalu memerintahkan dokter agar tidak boleh ada seorang pun yang merawatku. "Semua gara-gara aku terlalu memanjakannya. Kalau nggak merasakan penderitaan, dia nggak akan pernah tahu kesalahannya." Terakhir kalinya, anakku berlutut di depan Mariana sambil terus-menerus memohon. Ridwan murka dan memerintahkan pengawal untuk melempar tubuh mungil anakku yang penuh luka keluar dari ruang rawat, serta membiarkannya menjadi bahan tertawaan. "Kalau berani mengganggu Mariana lagi, aku akan segera mengusir ibumu dari Keluarga Dariawan dan dia nggak boleh bertemu denganmu selamanya!" Anakku merangkak kembali ke sisiku dengan meninggalkan bekas darah yang panjang di lantai. Kali ini, keinginanmu tercapai ... aku dan anakmu sudah menjadi mayat yang dingin. Seumur hidup, takkan pernah lagi bertemu denganmu.
Baca
Tambahkan
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Setelah aku menolak mendonorkan hati untuk kakakku, ibu dan ayah malah mengirimku ke tempat tidur anak konglomerat Kota Jakata. Katanya, pria itu sosok yang dingin dan sulit didekati karena sudah punya pujaan hati. Semua orang menunggu kehancuranku, tapi tidak ada yang menyangka kalau dia justru akan memanjakanku setinggi langit. Selama tiga tahun menikah, dia selalu suka bermesraan denganku di berbagai tempat. Saat aku pergi ke kamar mandi pun, dia akan mengikutiku dan menekanku di atas wastafel. Kami juga tidak pernah pakai pengaman, tapi aku tidak kunjung hamil. Sampai akhirnya aku mengira diriku hamil dan pergi ke rumah sakit untuk periksa, lalu tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan dokter. "Andi, tiga tahun lalu kamu nyuruh aku mindahin sebagian hati Cintaya secara diam-diam ke kakaknya, sekarang kamu malah nyuruh aku bohongin dia kalau dia mandul bawaan. Kok kamu tega banget sih berbuat sekejam itu sama wanita yang cinta kamu?" "Mau gimana lagi, hati Chika nggak bagus kondisinya. Kalau dia nggak bisa punya anak, aku takut dia bakal menderita di keluarga suaminya nanti, cuma hati Cintaya yang cocok sama dia." Suara pria yang sangat akrab itu terdengar dingin dan asing. Ternyata cinta dan perlindungan yang selama ini sangat aku percayai hanyalah penipuan belaka. Kalau sudah begini, aku mending pergi saja.
Cerita Pendek · Romansa
10.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status