Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Perfect Obsession

Perfect Obsession

lanjut Aleandra. “Karena bukan Zach yang memiliki obsesi terhadapmu, melainkan aku. Aku sangat terobsesi untuk melihat dirimu kembali mendesah untukku! Dan aku akan menjadikan obsesiku sempurna untuk dilaksanakan,” ungkap Marvin kembali menjahili Aleandra. Kali ini bukan lagi dibagian dada, melainkan bagian lain yang lebih sensitif. Aleandra tak bisa menolak, melainkan mulai menikmatinya.
1025.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 650 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
His Obsession

His Obsession

Bisa dipastikan Mark tidak akan bisa menutup mata lagi jika sudah terbangun seperti ini. Mark menyandarkan punggunya pada ranjang. Ingatannya menerawang pada keadaan dirinya di masa lampu. Mark yang dikucilkan, menjadi korban bully dan hinaan, Mark yang selalu dimanfaatkan otak pintarnya dan Mark yang dengan bodohnya tertipu ucapan 'aku mencintaimu.' Sakit itu ditorehkan sudah delapan tahun lalu tapi hingga saat ini, Mark masih belum bisa melupakannya. Rasa malu yang ia dapatkan masih menjadi bayang-bayang dalam hidupnya.
105.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 114 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
OBSESI PRIA BERKUASA

OBSESI PRIA BERKUASA

"Apa yang bisa saya katakan? Dia membuat saya merasa seperti saya bukan siapa-siapa. Saya terjebak dalam permainan kekuasaannya, dan saya sudah cukup. Mungkin saya masih mencintainya, tapi saya tahu itu bukan cinta yang sehat lagi. Itu adalah pengendalian, kekerasan, dan ketergantungan." Dia berhenti sejenak, menatap jendela pesawat yang kini diterangi oleh cahaya lampu kota yang semakin menjauh. "Saya lelah," Agatha melanjutkan, suaranya mulai serak. "Lelah dari semua kebohongan, dari semua manipulasi itu. Saya tidak bisa terus hidup seperti ini."
103.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 117 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Obsession of teacher

Obsession of teacher

Quinza hanya bisa menangis tanpa mengeluarkan suara nya, quinza merasa jijik dengan dirinya sendiri, di siksa bahkan di perkosa oleh dosen nya sendiri yang terobsesi pada dirinya. Setelah axton mendapatkan semua nya, axton pergi meninggalkan quinza yang sudah tidak berdaya. Tak ada rasa bersalah dalam diri axton, bagi axton itu adalah hukuman yang pantas untuk quiza, agar quinza tidak bermain main dengan dirinya.
103.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 96 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Obsession Love Disorder

Obsession Love Disorder

Ucap Opa dengan tegas Aku kebingungan, karena aku tidak paham secara keseluruhan apa yang Opa katakan. Tapi aku tidak berani bertanya apa maksud Opa. “Kamu cari tempat tinggalmu, Opa tidak nyaman jika kamu ada dirumah ini.” Aku paham inti dari kalimat Opa kali ini, dan aku mengangguk. “Bisa saya pergi sekarang?” Tanyaku terbata-bata dan Oma menahan tanganku
102.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 44 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Obsessed

Obsessed

Dan untuk pertama kalinya— Ia memilih untuk diam. Bukan karena tidak ingin. Tapi karena ingin menghormati. Di antara mereka, tidak ada pelukan. Tidak ada ciuman. Tidak ada pengakuan besar. Hanya banyak “hampir”. Dan kadang, yang hampir itu jauh lebih menyakitkan daripada yang benar-benar terjadi.
940 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 21 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Dalam Genggaman Sang Penguasa

Dalam Genggaman Sang Penguasa

Baginya, merendahkan diri dengan berlutut di hadapan laki-laki itu adalah suatu penghinaan terbesar dalam hidupnya. Jonathan memerintahkan anak buahnya dengan mengangkat dagunya. Seketika orang-orangnya Jonathan mendekati pengawalnya Mark yang hanya berjumlah empat orang lalu menghajar mereka secara mendadak. Jumlah pengawal Mark yang kalah banyak dari anak buahnya Jonathan, menjadikan para pengawalnya Mark itu dengan mudah untuk dilumpuhkan. Selanjutnya, dua orang anggota Blackstone menendang betis Mark dari belakang hingga laki-laki setengah baya itu jatuh ke depan dengan posisi bertekuk lutut menghadap ke arah Jonathan. Bahkan karena terlalu keras, dahi Mark membentur lantai sehingga memb
1013.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 259 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Hasrat Membara Penguasa Kejam

Hasrat Membara Penguasa Kejam

kata Lucien dengan ekspresi yang begitu dingin. “Karena tidak boleh ada yang berani menyentuhmu kecuali aku, bahkan takdir sekalipun, Laura Marchand!” lanjutnya dengan nada penuh penekanan, seolah memberi isyarat kalau ia tidak sedang bercanda ketika membahas soal nyawa. Kalimat itu berhasil membuat Laura merinding untuk ke sekian kalinya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, ia benar-benar merasa seperti berada di tangan seseorang yang tidak hanya memiliki kuasa atas tubuhnya, tetapi juga jiwanya.
828 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 30 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

DARI KELAPARAN MENUJU KEKUASAAN

"Hahh ternyata cuma masalah seperti itu, ehh rumah mu dihancurkan saja sudah bagus dari pada kalian juga dibuat hancur oleh anak ku, lebih baik sekarang kalian berlutut dan menjadi budak di rumah ini, dengan begitu setelah beberapa tahun kalian bekerja aku akan melepas kalian" "Ouhh pantesan disini banyak orang yang terlihat seperti kerja paksa dan juga ada banyak perempuan yang melayani, ternyata ini cara mainnya, dasar kepala desa biadab, dan kenapa juga orang-orang disini tidak ada yang berani melawan nya". "Doorrr, apa yang kamu katakan tadi, cepat berlutut dihadapan ku, dan jilat kaki ku, dengan begitu maka aku akan mengampuni nyawa mu".
665 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 17 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
Choice

Choice

“Saya mau makan tapi nggak mau minum obat.” “Terkadang kenangan pahit justru dapat bangkitkan seseorang dari keterpurukan. Dari rasa sakit itu mereka bangkit untuk meraih sesuatu yang lebih baik dan berusaha nggak mengulangi kesalahan di masa lalu. Sama seperti halnya obat. Rasanya yang pahit justru dapat menyembuhkan. Orang akan sadar akan pentingnya kesehatan agar nggak lagi konsumsi obat yang pahit.”
102.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 66 Vezes como oppression
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status