Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pada hari ulang tahun pernikahan ketiga mereka, Raka Winata mengundang semua teman untuk merayakan. Namun, saat Shinta Ranadi tiba di lokasi, dia melihat Raka berlutut dan melamar cinta pertamanya. Shinta bertanya dengan suara dingin, tetapi Raka hanya berkata dengan tidak sabar bahwa itu hanyalah sebuah game Kejujuran atau Tantangan. Hingga suatu hari, Raka mendorong Shinta dari tangga dan menyebabkan dia keguguran demi cinta pertamanya, barulah Shinta sadar. Shinta pernah memberinya lima kesempatan, tetapi sekarang lima kesempatan itu telah habis. Raka, kita cerai saja!
17.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Panggung Gelap di Asrama Seni

Panggung Gelap di Asrama Seni

"Astaga, serius ... rasanya mau mati karena enak banget ...." Di dalam kamar asrama putri, seorang gadis yang seluruh tubuhnya polos tanpa sehelai benang pun mengeluarkan suara yang menyerupai tangisan. Tubuh indahnya tersentak ke depan, kedua tangannya mencengkeram sprei, seluruh tubuhnya menegang. Aku memeluknya dengan erat, sampai dia terkulai lemas seperti lumpur di atas tempat tidur .... Saat aku menoleh, aku langsung melihat teman sekamarnya sedang menatapku. Wanita itu tampak merona merah, tangannya sedang memuaskan diri seiring gerakanku, membayangkan dirinya yang aku mainkan ....
384 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

“Mas… pelan-pelan…” Desahan Gendis adalah suara yang menghancurkan semua etika profesional Rain, seorang Psikolog Reproduksi yang bersumpah untuk menyembuhkan, bukan memiliki. Rain adalah pria yang terlalu lama menahan diri, dan Gendis adalah fantasi terlarang yang akhirnya ia klaim melalui sesi cinta terlarang. Namun, kebahagiaan itu rapuh, sebab Rain menyembunyikan sisi tergelap yang jauh lebih berbahaya dari pelanggaran profesi. Kini, ketika Gendis ingin dimiliki seutuhnya, Rain harus berjuang menjaga rahasia mematikannya agar wanita yang ia cintai tidak lari dari monster yang telah ia ciptakan.
10443.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai suara burung puter putih
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
A HOME FOR REI

A HOME FOR REI

Nur Juwariyah
Rei,hidup dalam keluarga besar tapi ia hanya memiliki ibu. Sampai tragedi membuat satu-satunya keluarga yang menyayanginya mati. Tak ada yang menginginkannya sampai wanita dingin itu datang membawanya pergi dari tempat perawatan mental meski suara Rei tak lagi terdengar begitupun cahaya matanya yang meredup. Bisakah wanita dingin tapi kaya itu membuka hati Rei kembali? Sedangkan dirinyalah yang mengusir ibu Rei dari kehidupan nyaman tanpa harus menyembunyikan sepotong roti tawar dengan selai coklat untuk mengganjal perut Rei? Penasaran? Baca dong minimal 3 part awal. Dan salam kenal.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Sandra mengalami kecelakaan yang merenggut ingatannya. Seiring waktu, ingatan-ingaran masa lalunya mulai kembali, membuka tabir yang selama ini tersembunyi. Namun setiap ingatan yang terungkap,membawa luka dan kebenaran yang tak terduga. Di antara kepingan itu, Sandra menemukan alasan jelas mengapa ia ingin menghapus masa lalunya dengan Leo. "Sandra, kumohon… jangan tinggalkan aku. Aku berjanji akan memperbaiki semuanya, aku akan menebus kesalahanku…" Mata Sandra membara oleh amarah, meski air matanya mulai jatuh. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Bagaimana aku bisa memaafkanmu Leo, setelah semua yang kamu sembunyikan dariku?"
619 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Transmigrasi : Pergi Ke Akhir Dunia

Transmigrasi : Pergi Ke Akhir Dunia

Lily adalah seorang gadis dengan nilai keberuntungan besar, anak seorang komandan di ketentaraan pada zaman kuno yang sudah ikut berperang pada usia 18 tahun. Kejadian aneh menimpa Lily, begitu usianya mencapai 20 tahun, yang selalu mengalami mimpi berulang dalam 1 bulan terakhir. Resah? Gelisah? Tentu saja. Tapi ketakutan itu nyata, besar sekali sampai ia merasa dirinya berada dimimpi tersebut. Pengejaran, pembunuhan, dan monster yang memakan manusia. Membuat hidup Lily terganggu. Sampai akhirnya, Lily bertemu lelaki tua berjanggut putih yang menatapnya tanpa berkedip, yang kemudian Lily abaikan meski ia merasa sedikit takut. Menjauhinya dan mencoba melupakannya, tetapi lelaki tua itu ternyata datang ke mimpinya. Berbicara banyak hal, dan memberikannya sebuah cincin bertatahkan safir biru. Perubahan besar pun terjadi.
632 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Re:Diva dari Gaia

Re:Diva dari Gaia

R.S.Tama
Siapa yang paling menderita di antara kita? Aku atau kamu? Atau justru orang lain di sekitar kita? Selama berabad-abad manusia tinggal di atas muka bumi. Mereka sering melupakan siapa yang paling menderita ketika mereka berpijak di atasnya. Konflik terjadi dimana-mana, tangisan tanpa asal terdengar. Jauh di tempat terpencil. Sebuah suara datang menghantuiku. Suaranya sering mengingatkanku tentang Gaia. Siapa itu Gaia aku tidak tahu. Tapi aku ingin mengetahuinya dan mencarinya. Suatu sebuah roh merasuki diriku. Roh itu bilang dia akan membantuku menemukan Gaia. “Pelindung Gaia.” Apa itu?
93.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Tetangga jadi Cinta

Tetangga jadi Cinta

Sejak seorang pria tampan pindah ke rumah sebelah, aku sering mendengar suara-suara tidak senonoh dari sana. Suara itu terdengar sangat intens dan terus berlanjut sampai tengah malam. Aku pun menggedor dinding untuk mengingatkan agar jangan terlalu berisik. Tapi sial, dia malah semakin keras setelah diingatkan. Jangan berani macam-macam dengan budak korporat yang istirahatnya terganggu! Aku pun langsung mendatangi rumah sebelah dan mengetuk pintu. Tak disangka, ketika pintu terbuka, pemandangan yang kulihat benar-benar mencengangkan. Aku menyesal pergi ke sini. Mungkinkah aku akan dipaksa bungkam dan dibunuh?
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Kekasih Gelap yang Dicampakkan

Kekasih Gelap yang Dicampakkan

Abang sedang berkumpul di luar. Aku pergi menjemputnya. Aku pun mendengar abang sedang bertanya pada Oscar Nando, “Bukannya kamu sudah punya kekasih? Padahal sudah selama ini, aku masih nggak pernah bertemu dengannya.” Tiba-tiba aku merasa gugup. Aku sudah berpacaran tiga tahun dengan Oscar. Hanya saja, hubungan kami masih dirahasiakan, tidak diketahui oleh siapa pun. Oscar membalas dengan suara malas, “Dia bukan kekasihku. Aku hanya untuk habisin waktu saja. Aku juga nggak berencana untuk menikah.” Aku mengepal erat tanganku, langsung membuka pintu ruangan.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Perawatan

Perawatan

Di ranjang rumah perawatan pasca melahirkan. Tangan kasar perawat pria menyusuri kulitku sedikit demi sedikit, membuat tubuhku merinding. Terutama saat melewati area sensitif, dia sengaja menekan lebih keras hingga aku tak bisa menahan suara desahan. "Bu, pelankan suaramu. Suamimu masih di kamar sebelah." Perawat itu mengingatkan dengan nada seolah-olah peduli, tetapi jemarinya malah bergerak dengan semakin tak terkendali. "Nggak ... ini nggak benar ...." Aku menahan gemetar di tubuhku dan mencoba mendorong lengannya yang kekar. "Bu, pijatan sedalam ini yang bisa meredakan gejalamu, jangan bergerak!"
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai suara burung puter putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2728293031
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status