Pemuas Hasrat Atasanku
Napasnya terisak.
“Andai saja aku tahu surat pranikah itu cuma akan kamu gunakan buat menyiksa aku, mungkin aku nggak akan pernah mau menikah denganmu, Mas…” ucapnya sambil terisak, suaranya pecah.
“Jangan banyak bicara, Luna! Kamu cuma boleh mematuhi apa yang aku perintahkan, tanpa bisa membantah. Cepat bereskan barang-barangmu! Amel capek, dia mau istirahat!” sahut Arka dingin, sama sekali tidak ada belas kasihan ada istrinya.
Chapitres populaires