Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabat terbaikku, Maya, terbang dari Miama untuk menemaniku di minggu pesta lajangku. Hari-hari terakhir kebebasanku. Dia bersikeras merayakannya dengan acara malam khusus wanita di rumah, memesan semua makanan pesan antar favoritku. Dia memintaku memegang ponselnya dan menunggu. Tiba-tiba, layar ponselnya menyala. Sebuah pesan dari seorang pria. Foto tanpa baju. Aku pun membaca pesan itu. [ Aku butuh kamu malam ini. ] Kemudian, pesan itu disusul foto lain lagi. Foto mainan seks dan perlengkapan bondage seperti yang di film. Wajahku terasa panas. Jantungku berdegup kencang. Tanpa disengaja, aku baru saja masuk ke kehidupan rahasianya. Namun, gambar berikutnya membuatku diam terpaku. Foto close-up dada pria itu. Sebuah bekas luka bergerigi yang kukenal lebih baik daripada diriku sendiri. Itu milik tunanganku, Lucian Caraka.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Aku punya sembilan nyawa, dan enam nyawa sudah kuhabiskan untuk Rico. Kali pertama, aku tertimbun dalam longsoran salju saat mencoba menyelamatkannya. Air dari lelehan salju memenuhi mulut dan hidungku. Kali kedua, aku diburu oleh musuhnya dan ditusuk 24 kali hingga tubuhku hancur lebur. Awalnya, dia gemetar dan berjanji tidak akan menyakitiku lagi. Pada kali ketujuh, dia sudah terbiasa dan sengaja menabrakkan mobilnya padaku hanya untuk menyenangkan seorang wanita. "Nyawanya nggak ada harganya. Asal kamu bahagia, dengan senang hati aku suruh dia mati 99 kali." "Kamu mau lihat kematian macam apa lagi? Aku akan mengaturnya sesuai keinginanmu." Aku terhempas sepuluh meter jauhnya seperti baju bekas yang terkoyak. Darah segar mengucur dari mulut dan hidungku. Namun, aku tersenyum dan menghitung dengan jariku. "Dua kali lagi, utang budiku akan terbayar lunas." Rico Sarihan tidak tahu aku hanya punya sembilan nyawa. Setelah aku mati untuk kesembilan kalinya, aku tidak akan kembali lagi. Ironisnya, saat aku benar-benar mati, dia memeluk erat mayatku yang hangus dan berbau busuk itu, tidak mau lepas. Air matanya bercucuran tak terkendali. "Tiara, kumohon bangunlah. Jangan tega begini sama aku. Kelak aku nggak akan biarkan siapa pun menyakitimu lagi." Sayangnya, tidak akan ada lagi seseorang yang menghapus air matanya dengan tangan gemetar berlumuran darah.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Pada tahun ketiga setelah menikah dengan Alden, akta pernikahan mereka tidak sengaja rusak karena terkena kopi. Eunice membawa dokumen itu ke kantor catatan sipil untuk mengurus penggantian. Petugas mengetik beberapa kali di depan komputer, lalu tiba-tiba mengangkat kepala dan menatapnya, "Bu, status pernikahan kamu di sistem tercatat belum menikah." Eunice tertegun sejenak karena mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, aku dan suamiku menikah di sini tiga tahun lalu." Petugas itu memeriksa lagi dan ekspresinya berubah sedikit aneh. "Di sistem memang tertulis kamu belum menikah, tapi Pak Alden tercatat sudah menikah ...." Dia berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Di kolom pasangan, yang terdaftar adalah wanita lain bernama Anika. Kamu kenal dia?" Kepala Eunice langsung berdengung, hanya menyisakan suara nyaring yang menusuk di telinganya.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Di tahun kedelapan hubungannya dengan Jordan, Wulan harus dirawat di rumah sakit karena sakit. Hari itu, saat keluar dari rumah sakit, secara tak sengaja Wulan mendengar percakapan antara Jordan dan kakak perempuannya di lorong. “Jordan, kau gila? Kau benar-benar menyembunyikan hal ini dari Wulan, lalu diam-diam memberikan sumsum tulangnya untuk Maya?” “Kau tahu kondisi tubuh Wulan lemah, tapi tetap membohonginya dengan alasan sakit maag dan membiarkannya menanggung risiko sebesar itu?” Maya Hendrawan adalah sahabat masa kecil yang telah lama disukai Jordan. Wulan tak menangis, tak juga mengamuk. Ia hanya mengangkat telepon, menelepon kedua orang tuanya yang berada jauh di luar negeri, dan setuju untuk menikah dengan keluarga Lunarman
8.944.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

Cinta sejati suamiku yang adalah bos mafia, bunuh diri, hanya karena dia tidak bisa menerima perjodohan keluarga kami. Setelah itu, Xavier meratapinya dengan terang-terangan setiap hari, dan kami menjadi pasangan yang membenci satu sama lain. Namun, ketika Keluarga Boston Sterling mengirim seseorang untuk membunuhku, dia melindungiku dari peluru. Peluru itu beracun, dia terbaring lemah di pelukanku. “Aku selamatkan nyawamu. Sudah lunas utangku pada ibumu.” “Semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan selanjutnya. Aku nggak ingin membencimu lagi. Aku hanya berharap kau tetap menjadi adik tetanggaku selamanya.” “Sekarang, aku akan menemani Reina ....” Lalu, dia meninggal di pelukanku. Aku menangis tersedu-sedu, namun dia tidak membuka matanya lagi. Baru saat itu aku menyadari betapa konyolnya dan kekanakannya kebencian kita selama bertahun-tahun itu. Kemudian, setelah membasmi Keluarga Boston Sterling, aku juga bunuh diri. Ketika aku membuka mata lagi, aku telah terlahir kembali pada usia dua puluh tahun, tahun di mana aku bertunangan. Aku dengan tegas menolak saran perjodohan papaku, memilih untuk mengelola bisnis keluarga di Selandia Baru. Kali ini, aku akan menjauh dari Xavier, biar dia bisa bahagia dengan Reina.
40.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Pada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu. "Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri." Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Bukan Tak Direstui, Tetapi Memang Tak Berniat Menikah

Bukan Tak Direstui, Tetapi Memang Tak Berniat Menikah

Pada tahun keempat pertunangannya dengan Matthew, Yessy tetap belum bisa menikah dengannya. Hal itu karena Keluarga Handoko telah menjadi tentara selama tiga generasi, sehingga pernikahan harus mendapat persetujuan dari panglima. Namun setiap tahun, permohonan pernikahan mereka selalu tidak disetujui. Hingga pada tahun keempat, Yessy melihat dengan mata kepalanya sendiri, Matthew mengubah hasil permohonan pernikahan. Dia baru tahu, ternyata Matthew tidak pernah berniat menikahinya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
21.2K viewsCompletedAdded to Library 807 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Kepergian bayiku, Kematian Pernikahanku

Kepergian bayiku, Kematian Pernikahanku

Saat menyadari aku tidak mengajukan satu pun permintaan kebutuhan rumah tangga selama tiga hari ini, ini pertama kalinya dalam beberapa bulan ini Adrian sendiri yang meneleponku. Adrian berkata dengan nada halus dan sabar, "Sarah, kliniknya sudah dibereskan dan berkasmu kembali diprioritaskan. Lihatlah. Ketika kamu nggak mempersulit keadaan dan belajar bagaimana caranya keluarga ini bekerja, aku akan pastikan kamu terurus." Nada bicara Adrian selalu terdengar paling lembut saat mengingatkanku siapa yang sebenarnya memegang kendali. Namun, yang tidak diketahuinya adalah surat perceraian sudah disiapkan saat namanya muncul di layarku. Dari luar, aku memang terlihat seperti memiliki segala yang diinginkan seorang wanita. Dari vila yang dilengkapi penjagaan, sopir yang siap dipanggil, pakaian desainer, dan marga dari salah satu pria yang paling ditakuti di kota. Namun, hampir semuanya bukan benar-benar milikku. Kartu-kartuku diawasi dan pemakaian uang tunai pun harus disetujui. Staf juga harus menerima perintah dari Vivian terlebih dulu, baru mau mendengarkan permintaanku. Bahkan anggaran pakaian, jadwalku, dan akses ke kantor keluarga pun semuanya berada di bawah kendali Vivian. Adrian bilang ini demi kemudahan. Tiga hari yang lalu, aku dilarikan ke klinik pribadi dengan kondisi darah merembes melalui gaunku. Sementara itu, seorang dokter bilang masih ada kesempatan untuk menyelamatkan bayi di kandunganku jika segera membayar dana darurat pada klinik. Aku menelepon Adrian sampai tanganku gemetar. Namun, Vivian menunda transfer uangnya. Awalnya, alasannya adalah tidak ada otorisasi langsung dan jumlah nominalnya pun terlalu besar. Selain itu, Adrian sedang rapat dan tidak bisa diganggu untuk sesuatu yang mungkin tidak serius. Saat transfer uangnya akhirnya masuk, semuanya sudah terlambat. Bayiku sudah tiada. Aku bisa bertahan hidup bersama Adrian karena dua alasan, yaitu aku mencintainya dan aku percaya dia akan memilihku saat menghadapi masalah yang benar-benar penting. Namun, aku salah dalam kedua hal itu. Anakku dengan Adrian mati terlebih dulu, lalu pernikahanku ikut mati bersamanya.
19.1K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

Nazila 12
Terkadang banyak hati yang dirumitkan dengan hal-hal yang sederhana. Yang satu punya rasa, yang satu lagi tidak peka. Yang satu sabar menunggu, yang satu lagi sibuk meragu. Dan seperti itulah perjalanan cinta Debi dan juga Marko. Saling mencintai, namun Debi lebih memilih mengejar mimpi. Terlahir dari anak yang dibesarkan di panti asuhan, membuat Debi fokus mengejar mimpi. Meski hatinya sakit setiap kali melihat orang yang dicintai mencari pengganti. Akankah Debi dan juga Marko nantinya saling memiliki? Atau hanya menjadi teman yang saling membenci?
103.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as tasya rosmala mengejar badai
Read
+Library
PREV
1
...
4344454647
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status