Short
Bukan Tak Direstui, Tetapi Memang Tak Berniat Menikah

Bukan Tak Direstui, Tetapi Memang Tak Berniat Menikah

Par:  BekzyComplété
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
17Chapitres
0Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Pada tahun keempat pertunangannya dengan Matthew, Yessy tetap belum bisa menikah dengannya. Hal itu karena Keluarga Handoko telah menjadi tentara selama tiga generasi, sehingga pernikahan harus mendapat persetujuan dari panglima. Namun setiap tahun, permohonan pernikahan mereka selalu tidak disetujui. Hingga pada tahun keempat, Yessy melihat dengan mata kepalanya sendiri, Matthew mengubah hasil permohonan pernikahan. Dia baru tahu, ternyata Matthew tidak pernah berniat menikahinya.

Voir plus

Chapitre 1

Bab 1

Seluruh orang di wilayah militer ibu kota tahu bahwa Matthew setiap tahun harus menerima hukuman yang sangat keras, demi menikahi Yessy.

Hal itu karena Keluarga Handoko telah menjadi tentara selama tiga generasi. Ada aturan tertulis bahwa anggota Keluarga Handoko harus mendapat persetujuan panglima tertinggi sebelum bisa menikah.

Namun, Matthew mengajukan permohonan pernikahan selama tiga tahun berturut-turut dan yang dia terima selalu penolakan!

Tahun pertama, dia berlutut di lapangan latihan selama tiga hari tiga malam tanpa minum setetes air pun. Akhirnya, dia pingsan dan dibawa ke klinik militer.

Tahun kedua, dia menerima 50 cambukan hukuman militer. Punggungnya sampai koyak dan berdarah.

Tahun ketiga, dia yang sedang demam tinggi tetap berlutut di tengah salju dan es. Karena kejadian itu, dia hampir kehilangan kedua kakinya.

Namun setiap tahun, semuanya berakhir gagal dengan alasan bahwa peraturan militer tidak boleh dilanggar.

Hingga tahun keempat, Yessy memutuskan bahwa jika permohonan pernikahan mereka masih juga tidak disetujui, dia akan menerima hukuman bersama Matthew, memohon agar pihak militer memberi pengecualian dan mengizinkan mereka menikah.

Saat Yessy tiba di kantor militer dengan tergesa-gesa, Matthew kebetulan menerima telegram balasan dari sang panglima.

Ketika dia membuka telegram itu, kata "disetujui" terlihat jelas oleh Yessy yang berdiri di luar pintu. Namun, sebelum dia sempat bersorak gembira, dia malah melihat Matthew mengambil pena dan menambahkan satu kata, "tidak"!

Kemudian, dia menyerahkan telegram itu kepada tentara di sampingnya. Suaranya yang rendah pun bergema di dalam aula leluhur yang sunyi. "Umumkan ke luar bahwa permohonan pernikahan tahun ini masih belum disetujui."

....

Seluruh tubuh Yessy membeku di tempat, pikirannya kosong. Kenapa Matthew harus mengubah hasil permohonan itu?

Tentara itu menerima telegram dan menatap Matthew dengan ekspresi rumit. "Aku ingat dulu Komandan selalu bilang ingin segera menikahi Kak Yessy dan membawanya pulang sebagai istri sah. Sekarang sudah bisa nikah, kenapa justru menunda? Ini sudah keempat kalinya Komandan mengubah hasil permohonan."

Setiap kata terdengar jelas di telinga Yessy, membuatnya hampir tak mampu berdiri tegak. Keempat kalinya mengubah hasil permohonan ....

Ternyata tiga tahun sebelumnya, hasilnya sebenarnya disetujui!

Di dalam aula leluhur, suara Matthew terdengar penuh keputusasaan. "Keinginanku untuk menikahi Yessy nggak pernah berubah. Tapi selama empat tahun Yessy kuliah di Kota Garja, Rachel yang selalu berada di sisiku."

"Demi aku, dia meninggalkan mimpinya, tetap di ibu kota dan masuk akademi militer yang sama denganku. Setelah lulus, dia bahkan rela mulai dari tentara kecil sampai menjadi asistenku."

"Dia pernah mabuk, memelukku sambil menangis dan berkata hari aku menikah akan menjadi hari tergelap dalam hidupnya. Walaupun aku nggak mencintainya, manusia itu punya perasaan. Delapan tahun bersamanya ... aku benar-benar nggak tega menyakitinya."

"Terus, gimana dengan Kak Yessy? Komandan terus mengubah persetujuan untuk menunda pernikahan, apa nggak takut dia terluka?" tanya tentara itu dengan bingung.

Matthew terdiam sejenak, lalu mengambil cambuk militer dan menyerahkannya kepada tentara itu.

"Karena itu aku nggak akan membiarkan Yessy tahu soal ini. Hukuman yang kuterima setiap tahun itu anggap saja sebagai penebusan untuknya. Tahun ini, 99 cambukan."

Tak lama kemudian, terdengar suara erangan tertahan seorang pria dari dalam ruangan.

Sementara di depan pintu, pandangan Yessy sudah kabur oleh air mata. Dia mati-matian menutup mulutnya agar tidak menangis tersedu-sedu.

Ternyata Matthew mengubah persetujuan selama empat tahun berturut-turut ... semua itu karena Rachel! Rachel yang selama ini bahkan tak pernah dia anggap penting!

Yessy dan Matthew tumbuh bersama sejak kecil. Sejak kecil pula, Matthew memiliki rasa posesif yang sangat kuat terhadapnya.

Dari taman kanak-kanak hingga SMA, mereka selalu satu kelas, hampir tak pernah berpisah, dikenal semua orang sebagai pasangan.

Saat kelas dua SMA, seorang murid pindahan datang ke kelas mereka, Rachel. Di hari pertama, dia langsung menyatakan cinta pada Matthew di depan umum, mengatakan bahwa dia jatuh cinta pada pandangan pertama.

Matthew menolaknya tanpa ragu dengan dingin, bahkan merangkul Yessy di sampingnya dan mengumumkan bahwa dia sudah memiliki tunangan.

Namun, Rachel tidak menyerah dan terus mengejarnya. Sayangnya, setiap kali dia hanya mendapat sikap dingin dari Matthew.

Yessy pun tidak pernah menganggap Rachel sebagai saingan, karena dia yakin Matthew hanya mencintainya seorang.

Sampai suatu hari, Yessy gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi dan nilainya tidak cukup untuk masuk universitas di ibu kota. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, dia memilih mengikuti saran orang tuanya dan mendaftar ke sebuah universitas di Kota Garja.

Dia pikir, hubungan jarak jauh hanya sementara, tidak akan memengaruhi hubungannya dengan Matthew. Tak disangka, Rachel ternyata masuk ke universitas yang sama dengan Matthew.

Yang lebih tak dia duga lagi, hanya dalam waktu empat tahun, pria yang pernah berkata akan menikahinya begitu lulus justru berkali-kali menunda pernikahan demi Rachel.

Kebenaran yang kejam itu bagaikan pisau tajam, mengiris hati Yessy hingga hancur berkeping-keping.

Dia menggigit bibirnya kuat-kuat agar tidak runtuh oleh rasa sakit yang datang bertubi-tubi.

Saat itu, seorang tentara berlari menghampiri dan mengatakan ada panggilan untuknya. Yessy berusaha menahan air mata di pelupuk matanya, lalu menuju ruang komunikasi. Itu telepon dari ibunya.

"Yessy, gimana hasil permohonan pernikahan tahun ini? Apa kamu dan Matthew sudah bisa nikah?"

Tangan Yessy yang menggenggam gagang telepon memutih. Seolah-olah ada segumpal kapas menyumbat tenggorokannya, dia tidak bisa berkata apa-apa.

Keheningannya membuat sang ibu di seberang langsung mengerti jawabannya. Ibunya akhirnya menasihati, "Sudah empat tahun, tapi kalian belum nikah. Itu berarti dia memang nggak sungguh-sungguh ingin menikahimu."

"Dengarkan Ibu, kamu ke Kota Nansa saja dan menikah di sana. Keluarga Kosasih sudah Ibu seleksi dengan sangat teliti. Kalau kamu menikah dengan putra mereka, kamu pasti nggak akan menderita. Ibu cuma ingin kamu bahagia."

Enam tahun lalu, ayah Yessy dipindahkan ke Kota Nansa dan seluruh keluarganya pun pindah ke sana.

Setelah lulus dari Kota Garja, dia mengira dirinya dan Matthew akan segera menikah, sehingga dia tetap kembali ke ibu kota. Namun, dia tidak menyangka empat tahun berlalu sia-sia.

Ibunya pun sejak lama tidak puas dengan pernikahan yang terus tertunda, berkali-kali menyuruhnya pergi ke Kota Nansa untuk menikah.

Namun, dia bersikeras percaya bahwa pernikahannya dengan Matthew hanya kurang waktu sedikit lagi.

Sekarang tampaknya, yang kurang bukan waktu, melainkan keinginan Matthew untuk menikahinya.

Dalam benaknya, Yessy teringat punggung penuh luka itu dan hatinya terasa tertusuk-tusuk.

"Ibu, aku setuju menikah dengan putra Keluarga Kosasih."
Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
17
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status