Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

seru Du Tong Sementara Hun Shenan melihat Zhi Shenzhen dan Ye Biang Chang. Ia terkejut apalagi mendengar perkataan Zhi Shenzhen tersebut. "Tuan Shenzhen.", Hun Gao melirik pada Hun Shenan. "Kamu mengenalnya shen'er?" Tanya Hun Gao
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 369 Times as teng ze wen
Read
+Library
Zee 'n Zeino

Zee 'n Zeino

Tak lama kemudian wanita yang telah mencapai usia setengah abad itu menyerahkan kembali alat komunikasi yang ia pakai pada pemiliknya. “Ayo, Zee tambah lagi. Sambelnya kurang, ya? Kata Zei, kamu suka banget sambel yang pedes.” “Terima kasih, Tante. Sudah cukup.” Zee merasa malu karena Zeino sampai membahas hobinya melahap masakan pedas.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 757 Times as teng ze wen
Show Reviews (25)
Read
+Library
corn leaf
Kemarin gara-gara ngeliat judul kutilang, kelinci dan singa jadi penasaran dan auto baca bab itu. Abis balik lagi bacanya dari bab yang belum dibaca. Ternyata kehidupan mamanya Zee penuh perjuangan, ya... Salut banget! Tapi, yang lebih buat aku kagum, selalu dan selalu tata bahasa kak Ayyona. Keren!
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Jenius yang Disingkirkan

Jenius yang Disingkirkan

Ia menangkupkan tangan sopan. “Boleh tahu nama Senior?” Lelaki tua itu melirik sekilas sebelum menjawab santai, “Wen Song.” “Ternyata Senior Wen.” Tian Fan mengangguk hormat. Meski pria tua itu terlihat seperti pemabuk biasa, Tian Fan sama sekali tidak berani meremehkannya. Itu karena sampai sekarang ia tetap tidak bisa melihat kedalaman kultivasi Wen Song.
109.4K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as teng ze wen
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

gua bilang tulus. Dia ketawa pelan, masih nyenterin sekitar. Sinar senternya mantul di dedaunan basah dan batang pohon yang gelap. Gua nanya lagi, “Emang amang gak takut, sendirian keliling begini?” Dia langsung nyeletuk, spontan tapi ngena, “Waaahhh… sieun naon, Jang! Leuwih sieun dapur teu ngebul tibatan kapanggih jurig!”
435 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as teng ze wen
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status