Tulang wangi
Ibn Haleem novel perpustakaan tengah malambaca novel ringansebaik baik teman duduk adalah bukubuku duduk dulu
jawab gua spontan.
Abis nelen ludah, gua tanya, “Kang, mau ke mana malem-malem gini?”
Mereka berhenti tiga langkah dari gua, napasnya terburu.
Salah satunya jawab dengan logat Sunda:
“Bade ngalayat, Jang.”
Kening gua langsung berkerut. “Hah? Siapa yang meninggal?”
“Mang Sarmin, Jang.”
Gua reflek berdiri, kursi kayu nyeret bunyi.
人気のチャプター