Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OUR STORY

OUR STORY

"Kami hanya ingin hidup bebas seperti kebanyakan remaja di dunia, kami tidak pernah sekali pun meminta untuk berlahir seperti ini, jadi bisakah kalian membebaskan kami?" Raymond, Liora dan Arion hanyalah remaja biasa yang ingin melalukan banyak hal yang mereka sukai, tapi takdir seakan tidak mengijinkan hal itu. Orang yang sangat mereka sayangi menghilang membuat mereka merasakan kebingungan dan kesepian. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencarinya, pencarian itu membuat mereka terlempar ke dalam dunia aneh dan unik. Dan perjalanan mereka pun di mulai.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Bangkit Di Tubuh Istri CEO Kejam

Bangkit Di Tubuh Istri CEO Kejam

“Ah!” Seorang wanita terbangun di tempat tidur rumah sakit. Napasnya terengah-engah, keringat dingin membasahi dahinya. Ia memegang kepala, mencoba memahami apa yang baru saja terjadi. Seorang pria berdiri di sisi tempat tidur, menatapnya dengan sorot mata tajam. “Kau tampaknya sudah cukup sehat, Kayla.” Wanita itu mengernyit. Kayla? Siapa itu? Pria itu mendekat dan memegang dagunya dengan kasar. “Kau ingin mencoba bunuh diri lagi? Setelah sebelumnya melompat dari gedung, kini nekat terjun ke danau?” “Maaf… siapa Anda?” tanya wanita itu, bingung. Pria itu tersenyum sinis. “Kau pura-pura tidak mengenal suamimu sendiri. Apa kali ini amnesia?" tanya pria itu dengan nada menghina. Tatapan matanya tajam menusuk, seolah menguliti pikiran Hara. "Berpura-pura bodoh di hadapanku? Kau sedang mencari mati, hah?"
882 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ketika ibu mertuaku terkena serangan jantung, suamiku yang seorang spesialis kardiologi malah sibuk memasak untuk kucing mantan pacarnya. Aku meneleponnya, memintanya cepat pulang untuk menyelamatkan ibu mertua. Dia dengan dingin menjawab, “Nova, kamu sakit jiwa, ya? Berani-beraninya kamu mengutuk ibuku hanya demi memaksaku pulang!” Setelah mengatakan itu, dia langsung menutup telepon. Ibu mertuaku meninggal di meja operasi, sementara dia pergi menonton konser bersama mantan pacarnya. Keesokan harinya, dia pulang ke rumah dan melihatku memeluk kotak abu jenazah. Dengan marah, dia melemparkan tas hadiah yang dibawanya ke arahku. “Melda begitu perhatian pada ibuku, bahkan membelikan baju untuknya. Sementara kamu, sebagai menantu, cuma bisa mengajaknya berpura-pura agar aku kembali!" Aku tersenyum sinis. Ibunya sudah tiada, lantas untuk siapa baju itu?
9.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Retraza
Karena suatu insiden yang tidak disengaja, Gia (26) kembali bertemu dengan cinta pertamanya, Genta (28). Namun, semesta menakdirkan mereka dalam kondisi yang tidak indah. Genta yang sudah menikah, dan Gia yang masih mengharapkan laki-laki itu. Seakan belum cukup, Gia harus menerima kenyataan bahwa Genta adalah tetangga barunya! Hari-hari dilalui Gia dengan mengenal San, anak laki-laki Genta yang berusia tujuh tahun. Meski bertekad ingin move on, tetap saja Gia sering lupa dengan status Genta yang sudah berkeluarga. "Mas, aku cuma mau kenalan, lho. Kamu jangan bersikap seolah-olah kita punya hubungan khusus. Aku kan bukan selingkuhan kamu. Kok kayaknya kamu panik banget ya?" Wanita itu tersenyum licik. Akankah Gia berhasil meluluhkan hati Genta? Atau sebaliknya?
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Dalam acara malam keakraban dengan mahasiswa baru yang digelar di alam terbuka, Elang hadir sebagai panitia dengan misi pribadi. Yaitu mendekati mahasiswi yang memiliki paha mulus seperti Syahreni, dengan daya tarik seperti Afrodit. Namun, Elang yang setengah mabuk sama sekali tidak menyangka, bukannya mengencani sang pujaan hati, tapi justru terdampar di tenda dengan dosen pembimbingnya. Setelah sadar dari gairahnya, Elang tercekat. Dia menemukan sang dosen melotot, menaikkan kedua alis dan marah padanya. Bagaimana nasib Elang selanjutnya?
1010.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 333 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Terjebak di Dalam Novel

Terjebak di Dalam Novel

Red Cherries
Jelek, culun, ratu jerawat, dan masih banyak panggilan buruk lainnya yang disematkan pada Alana di sekolah. Kehidupan sekolahnya memang seperti itu, hanya dicari ketika ulangan dan ujian tiba. Seolah tugasnya hanya untuk memberi anak-anak dikelasnya contekan. Situasi di rumah pun tak jauh berbeda. Ayah dan ibu yang selalu bertengkar ketika bertemu, membuat Alana lelah akan semua itu. Di suatu hari ketika dia benar-benar lelah dan kabur ke sebuah toko antik, dia menemukan sebuah buku fanfiction. Nama salah satu tokoh itu mirip seperti namanya, namun yang membedakan adalah Alana yang ada di dalam novel cantik dan pemberani, tak seperti dirinya. Di saat perjalanan pulang, tanpa diduga-duga saat pulang dia ditabrak oleh sebuah truk. Dan ketika bangun, wajah tampan seorang aktor papan atas berada tepat di depan wajahnya. "Alana? Kau kenapa? Aku ini kan kakakmu?" Alana masuk ke dalam novel itu!
9.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 187 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Penulis Rahasia
Sebagai anak tunggal yang akan menjadi pewaris The Layn, hidup Drew Layn terlalu sempurna. Dia tampan, kaya raya, dan bisa menaklukkan wanita mana saja yang diinginkannya. Meski begitu, dia punya kriteria khusus, yaitu perempuan berkaki jenjang. Suatu ketika Drew bertemu Daisy, seorang perempuan berkaki pendek yang arogan. Tentunya Daisy tidak termasuk tipe Drew. Namun, rupanya perempuan itu berhasil membuat dia penasaran dan bertanya-tanya, bagaimana rasanya mengencani perempuan arogan seperti Daisy? Ternyata semua tidak semudah yang Drew bayangkan. Daisy jelas berbeda dari semua perempuan yang berhasil dia dapatkan hanya dengan menjentikkan jari. Membuat Daisy jatuh dalam perangkapnya butuh perjuangan, karena perempuan itu tidak menyukainya. Meski tampan dan kaya raya, dia adalah laki-laki yang sombong. Dan itu menyebalkan bagi Daisy. Akankah Drew berhasil membuat Daisy bertekuk lutut seperti wanita lain yang pernah ia kencani? Dan berhasilkan Daisy jatuh dalam perangkap buaya darat kelas kakap seperti Drew?
1010.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 278 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Obsesi Manis Suami Misteriusku

Obsesi Manis Suami Misteriusku

Dari balik kegelapan sosok Isaac berdiri membelakanginya. Tinggi pun besar nan gagah perawakan pria itu seperti seorang algojo. Sosok agung yang tak pernah Nora lihat sekalipun selama pernikahan mereka. Bahkan bentuk wajah pria tersebut belum pernah Nora lihat. Seperti apa wajah di balik sosok yang selalu berada di dalam kegelapan, wajah pria dibalik suara yang dingin pun berat itu, pun bagaimana ekspresinya ketika ia berbicara atau bahkan menatapnya dari atas ketika mereka bersenggama. Nora sama sekali tidak pernah tahu tentang semua itu.
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
12.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 351 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Aku menunggu donor jantung selama dua tahun, tetapi jantung itu malah ditransplantasikan oleh suamiku kepada putri palsu keluarga kaya, Inara. Dokter mengatakan aku hanya memiliki sisa waktu hidup satu minggu. Karena itu, aku memutuskan untuk membekukan jenazahku. Aku menyumbangkan jasadku sendiri kepada studio milik Inara. Pada hari aku menandatangani surat donasi, anakku berlari memelukku dan berkata bahwa akhirnya Mama dan Bibi sudah berdamai kembali. Orang tuaku memujiku karena akhirnya aku mengerti arti kasih sayang antarsaudari dan mau saling membantu. Suamiku pun merasa lega, mengatakan bahwa aku akhirnya melepaskan ganjalan di hati dan menjadi lebih pengertian. Aku tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar sudah belajar untuk patuh. Aku akan mengembalikan identitas putri Keluarga Mahardian kepada Inara dan mengabulkan keinginan kalian semua.
25.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 635 Beses bilang tersenyum seperti ipin
Read
+Library
PREV
1
...
2930313233
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status