Tetanggaku Luar Biasa
Dia mengusap-usap pipiku dengan tangannya yang montok.
Kami pun segera berangkat, karena tadi kulihat beberapa tetangga sudah berangkat. Kulirik Siska yang memakai gamis berwarna hitam dengan hiasan bordir di beberapa bagian. Yang membuat keningku sedikit berkerut, Siska memakai gelang dan cincin emas dengan ukuran lumayan besar. Kedua anaknya juga memakai perhiasan. Karena kedua bocah itu tidak dipakaikan kerudung, jadi kelihatan. Dalam hati, aku jadi berprasangka yang tidak-tidak. Kalau memang memiliki tabungan emas begitu banyak, kenapa tidak dijual saja untuk melunasi hutangnya pada Bu Dibyo dan rentenir itu? Ah, tapi, sudahlah, mungkin Siska menginvestasikan uangnya dalam bentuk perhias