Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

seru Du Tong "Tuan Shenzhen?"seru Hun Shenan
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Di halaman rumah besar penguasa kota di Kabupaten Chuanshan.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 875 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menyipitkan mata, membaca tulisan berhuruf kursif yang rumit di sana. C-H-A-M-P-A-G-N-E. Brut. Ruenna mengerutkan kening sejenak. 'Syampanye? B-r-u-t?' Batinnya mengeja dalam hati. Ia belum pernah mendengar kata itu seumur hidupnya. 'Oh, mungkin ini merk jus apel bersoda versi premium buatan Prancis,' pikir Ruenna dengan sangat percaya diri. Merasa sudah menemukan jawaban yang logis, Ruenna meletakkan kembali botol itu ke dalam es tanpa beban. Ia kembali melanjutkan makannya dengan lahap.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Seperti merasakan sakit yang sama, ketika ditinggal Ayu. Istrinya kupanggil Mbak Tiyas, orang keturunan Jawa. Badannya besar dan kesehariannya merawat kebun peninggalan suaminya. Tiyas punya seorang anak laki – laki namanya Arka. Setahuku itu bahasa Sansakerta, artinya cahaya. Memang perlakuannya seperti cahaya. Dia kalem menyambut kami. Tidak seperti anak laki – laki di kampung yang banyak gerak. Arka dengan lembut menyiapkan minuman untuk kami, membantu ibunya. Punggungnya selalu membungkuk memberi hormat pada yang tua. Senyumnya juga menenangkan.
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Udah ya sekarang mending istirahat,tuh liat mata kamu masih bengkak" "Iya aku istirahat nanti misal ada yang chat kamu buka ya terus kalo itu dari dia Bangunin aku"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Anak kecil itu kaget, baru pertama kali melihat sang nenek marah-marah. "Kamu ... masak makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Kamu mau membunuh saya, hah?! Punya mulut, kan? Tanya!" seru Ambu, sarkas. Ayu tersenyum dalam hati. Ternyata Tuhan Maha Adil. Dia tidak perlu susah-susah membuang tenaga untuk membuat Sari menderita. Kedatangan Ambu ternyata ampuh juga.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
ILMU TUJUH GERBANG DEWA

ILMU TUJUH GERBANG DEWA

ucap Yuan Chao membaca tulisan di sebuah batu besar di samping pintu gerbang masuk kota Tian Zhu. Kota Tian Zhu merupakan Sebuah kota di negara Selatan di bagian ujung utaranya. Kota ini disebut-sebut sebagai kota yang selalu diberkahi oleh langit. Bukan hanya kesuburan tanahnya, namun juga harta yang melimpah dan orang-orangnya yang dikatakan sangat bersahabat. Selain itu di kota ini juga banyak para ahli bela diri yang memiliki ilmu tinggi dan sangat disegani di dunia persilatan. “Ini hari kelima bulan kelima. Artinya sepuluh hari lagi perhelatan itu berlangsung,” ucap Yuan Chao lagi seperti bicara sendiri.
9.6181.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Budak Nafsu Big Boss

Budak Nafsu Big Boss

"Tuan?" Bersambung
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai tsu chu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status